Tak ada penyelidikan terhadap eks staf Gedung Putih Vindman: Menteri Angkatan Darat AS

WASHINGTON (Reuters) - Panglima Angkatan Darat AS Ryan McCarthy mengatakan pada Jumat tidak ada penyelidikan terhadap Letnan Kolonel Alexander Vindman, mantan staf Dewan Keamanan Nasional yang bersaksi dalam sidang pemakzulan Presiden Donald Trump dan dipecat Gedung Putih bersama saudara kembarnya.

Pada Selasa, Trump mengatakan militer bisa mempertimbangkan untuk mendisiplinkan Vindman yang memberikan kesaksian paling memberatkan dalam penyelidikan oleh Dewan Perwakilan Rakyat AS mengenai perkara Trump dengan Ukraina.

"Tak ada penyelidikan terhadap dia," kata McCarthy saat acara National Press Club.

Vindman kembali berdinas di Angkatan Darat dan akan menuju sebuah akademi militer pada musim panas.

Vindman dikawal keluar Gedung Putih pekan silam dan demikian juga saudara kembarnya, Yevgeny, yang bekerja sebagai pengacara di NSC dan juga seorang letnan kolonel.

"Kami mengirim dia ke tempat yang jauh berbeda dan militer bisa menangani dia dengan cara apa pun yang mereka inginkan," kata Trump.

Ditanya apakah dia menyarankan Vindman menghadapi tindakan disipliner, Trump mengatakan hal itu menjadi tanggung jawab militer.

"Jika Anda melihat apa yang sudah terjadi ... mereka pasti akan melakukannya, saya bayangkan, lihat saja," kata Trump.

Vindman, saat itu pakar top Ukraina di NSC, bersaksi bahwa permintaan Trump untuk penyelidikan mantan Wakil Presiden Joe Biden, saingan politik paling potensial dari Demokrat dalam pemilihan presiden 2020, dan putranya Hunter selama panggilan telepon dengan Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskiy pada Juli, adalah tidak pantas.

Panggilan telepon itu membuat presiden dari Partai Republik itu dimakzulkan di DPR yang dikuasai Demokrat dan kemudian dibebaskan di Senat yang dikuasai Republik.

Menteri Pertahanan Mark Esper, yang dulunya panglima angkatan darat sampai kemudian memangku jabatan tertinggi di Pentagon, mengatakan pada November bahwa Vindman tidak perlu takut menghadapi pembalasan atas kesaksiannya.

(Laporan Idrees Ali; Disunting Tom Brown)