Tak Ada Program Baru, Ridwan Kamil: 451 Penghargaan Bukti Perubahan Jabar

Merdeka.com - Merdeka.com - Tahun 2023 merupakan tahun terakhir Ridwan Kamil menyelesaikan periode pertamanya sebagai Gubernur Jawa Barat. Ia mengaku tidak akan banyak program yang dilakukan.

Pria yang akrab disapa Emil ini menanggalkan jabatannya pada 23 September mendatang. Sebelumnya, pada pertengahan tahun 2022 lalu, ia mengaku akan fokus pada infrastruktur dan mengembalikan pendapatan daerah yang keduanya terdampak pandemi Covid-19.

"Sisa masa jabatan saya enggak ada program baru. Yang ada menyempurnakan saja. Semua sifatnya menyempurnakan. Petani milenial disempurnakan," ucap dia di Gedung Sate, Kota Bandung, Senin (2/1).

"Enggak ada program baru, saya ingin mengakhiri pencapaian, sudah 451 penghargaan sebagai bukti perubahan yang sangat banyak di-Gong-kan oleh (peresmian masjid) Al-Jabbar," ia melanjutkan.

Capaian kinerja pada tahun 2022 menurut dia sudah sangat baik. Serapan anggaran mencapai 96 persen. Pendapatan daerah pun sudah sesuai target, di angka Rp 32 triliun. Tahun ini ia ingin ada penajaman.

"Ini menandakan disiplin merencanakan, akurat sehingga penyerapan mendekati 100 persen," terang dia.

Di sisi lain, meski kebijakan PPKM sudah dicabut pemerintah pusat, Emil meminta warga untuk tetap waspada. Semua kebijakan mengenai pengendalian pandemi tetap berlaku meski tidak seperti saat kedaruratan terjadi.

“Kepada masyarakat, sekarang kita gunakan kedewasaannya untuk menjaga kesiagaan menjauhi yang namanya covid tanpa harus diketatkan aturan dari pemerintah seperti beberaoa tahun sebelumnya,” terang dia.

“Menyesuaikan saja. Vaksinasi terus dilakukan. Kuncinya kuta sudah banyak divaksin. Vaksin itu satu-satunya benteng pertahanan. Kemarin kan khawatir naik, kan surut juga,” pungkasnya. [ded]