Tak Beli Pelatihan, 11 Ribu Penerima Kartu Prakerja Gelombang 12 Dicabut Kepesertaannya

·Bacaan 2 menit

Liputan6.com, Jakarta - Manajemen Pelaksana Kartu Prakerja mencabut kepesertaan sekitar 11 ribu orang dari gelombang 12. Pencabutan itu dilakukan karena mereka tidak membeli pelatihan pertama dalam waktu 30 hari setelah ditetapkan sebagai penerima Kartu Prakerja.

"(Kami) telah mencabut kepesertaan sekitar 11 ribu orang dari gelombang 12," kata Head of Communication Manajemen Pelaksana Kartu Prakerja, Louisa Tuhatu kepada wartawan, Selasa (6/4/2021).

Dia mengatakan, pencabutan ini sangat memprihatinkan karena banyak orang ingin bergabung tetapi tidak mendapat kesempatan. Sementara mereka yang sudah terpilih malah menyia-nyiakan kesempatan untuk meningkatkan kompetensi sekaligus memperoleh bantuan sosial.

Di sisi lain, dia juga mengingatkan tenggat waktu untuk membeli pelatihan pertama bagi peserta Kartu Prakerja gelombang 13 adalah hari Kamis, 8 April 2021, pukul 23.59.

"Saat ini kami memantau masih ada sekitar 12 ribu orang dari gelombang 13 yang belum membeli pelatihan pertama. Kami berharap mereka bisa memanfaatkan waktu yang masih tersisa ini untuk segera membeli pelatihan di 7 platform digital," tandasnya.

Gelombang 17

Kartu Prakerja. Dok Prakerja.go.id
Kartu Prakerja. Dok Prakerja.go.id

Sebelumnya, Manajemen Pelaksana Program Kartu Prakerja mengaku belum bisa memastikan kapan pembukaan pendaftaran kartu prakerja gelombang ke-17 dilakukan. Gelombang ke-17 sendiri baru akan dibuka jika ada kepersertaan dari gelombang 12-16 dicabut.

Head of Communication Manajemen Pelaksana Prakerja, Louisa Tuhatu mengatakan, pihaknya masih memantau kemajuan para penerima Kartu Prakerja dalam membeli pelatihan pertama. Menurut Permenko, para pesrerta harus sudah membeli pelatihan pertama dalam waktu 30 hari setelah ditetapkan sebagai penerima Kartu Prakerja. Bila tidak maka kepesertaannya akan dicabut.

"Nanti kami mungkin akan membuka gelombang tambahan untuk menampung ini. Gelombang 17 akan dibuka bila ada kepesertaan dari gelombang 12-16 yang dicabut karena tidak membeli pelatihan pertama dalam waktu 30 hari sejak mereka ditetapkan sebagai penerima Kartu Prakerja," kata dia kepada wartawan, Senin (29/3/2021).

Seperti diketahui, target penerima peserta kartu prakerja hingga semester I-2021 sudah terpenuhi yakni sebanyak 2,7 juta orang. Di mana jumlah itu terdiri dari penerimaaan gelombang 12-15 masing-masing sebanyak 600 ribu kouta, dan gelombang ke-16 300 ribu kouta.

"Sebetulnya dengan pembukaan gelombang 16 maka target utk merekrut 2,7 juta peserta di semester 1 sudah tercapai," jelas dia.

Reporter: Dwi Aditya Putra

Sumber: Merdeka.com

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini: