Tak bermasker, Trump katakan 'sudah bertemu momennya' soal tes COVID-19

WASHINGTON (AP) - Presiden Donald Trump menegaskan pemerintahannya sudah "bertemu momennya" dan "menang" dalam pengujian virus corona, bahkan ketika Gedung Putih sendiri menjadi simbol kuat dari risiko yang dihadapi warga Amerika di mana-mana dengan terlambat memerintahkan setiap orang yang memasuki West Wing agar memakai masker.

Trump pada Senin berpidato di hadapan khalayak Rose Garden yang dipenuhi dengan para pejabat pemerintah yang mengenakan masker, beberapa muncul di depan umum dengan penutup wajah untuk pertama kalinya selama wabah, setelah dua asisten dinyatakan positif COVID-19 akhir pekan lalu. Pemandangan mengherankan ini hanya kian menyoroti tantangan yang dihadapi presiden dalam menanamkan kepercayaan kepada negara yang masih terhuyung-huyung oleh pandemi ini.

Trump sendiri, tidak mengenakan masker, berusaha menekankan kepada rakyat Amerika mengenai langkah-langkah yang diambil guna memastikan keselamatan mereka - dengan harapan membujuk mereka agar melanjutkan kegiatan normal.

Kelangkaan uji virus corona sejak lama menjadi titik lemah sang presiden, tetapi dia menegaskan lagi bahwa setiap orang yang menginginkan tes dapat memperolehnya. Janji itu, yang pertama kali dikeluarkan oleh Trump lebih dari dua bulan lalu, muncul ketika para gubernur di seluruh negeri terus menyeru pemerintah federal agar berbuat lebih banyak dalam meningkatkan pasokan guna memenuhi persyaratan yang diperlukan dalam memulai "pembukaan kembali" negara ini.

Pesan optimis itu dipangkas oleh langkah-langkah perlindungan baru yang diterapkan demi memastikan Trump tetap aman, dibuktikan dengan tidak adanya Wakil Presiden Mike Pence dan tiga ahli medis terkemuka negara itu, yang tengag berada dalam isolasi setelah dua kasus COVID- 19 terkonfirmasi di antara staf di salah satu kompleks yang paling dilindungi di Amerika itu.

Sebuah memo untuk staf, Senin, memerintahkan "semua orang yang memasuki West Wing untuk mengenakan masker atau penutup wajah." Staf akan diizinkan melepaskan penutup wajah jika mereka duduk setidaknya enam kaki terpisah dari rekan-rekan mereka. Perintah itu tampaknya tidak berlaku untuk presiden.

Pengarahan Senin itu dimaksudkan untuk menyoroti ketersediaan tes COVID-19 saat Gedung Putih berupaya meyakinkan warga Amerika bahwa negara itu akan dibuka kembali dengan aman.