Tak Bisa Tinggalkan Lapangan Hijau, Mantan Kapten Persebaya Jadi Pelatih SSB

·Bacaan 1 menit

Bola.com, Jakarta - Nama Margono Asnan pernah menghiasi skuad Persebaya Surabaya, terutama di Ligina I pada musim 1993/1994. Bahkan dirinya menjadi kapten tim saat di skuad asuhan Joko Malis saat itu.

Margono Asnan merupakan putra bungsu keluarga Asnan yang menghiasi kancah sepak bola Surabaya dan Persebaya. Kakak-kakaknya jauh lebih dulu berkecimpung di lapangan hijau, mulai Hartono, Sutrisno, serta Riono Asnan.

Namun, Margono hanya bertahan satu musim di Persebaya. Ia kemudian berpindah-pindah ke Barito Putera, Gelora Dewata, dan di PSIS Semarang. Di penghujung kariernya sebelum pensiun ia pernah bermain untuk tim Persipro Probolinggo dan PSBI Blitar.

"Karena usia membuat saya gabung tim lain dan membuat SSB Bina Pratama, diajak Yusuf Ekodono bergabung dengan Persipro Probolinggo, dan PSBI Blitar. Itu tim profesional terakhir yang saya bela," terang Margono Asnan dalam obrolannya di kanal YouTube Pinggir Lapangan.

"Saat masuk usia 34 tahun saya kembali main di internal Persebaya, Suryanaga dan sampai benar-benar pensiun," ungkapnya.

Melatih SSB

Setelah pensiun di awal milenium baru, Margono fokus pada pekerjaannya di PDAM Kota Surabaya dan tetap menekuni dunia si kulit bundar. Ia menjadi pelatih bagi pesepakbola usia dini.

Ia sudah memiliki lisensi kepelatihan yang memenuhi syarat. Sebagai mantan pemain, ia mengaku ingin menularkan ilmunya kepada generasi penerus sepak bola Indonesia.

"Aktivitas saya sekarang juga di pembinaan usia muda dengan lisensi C AFC. Karena saya memang asli Surabaya jadi harus memberikan prestasi untuk tim ini," tuturnya.

"Harus mendedikasikan diri untuk Persebaya. Sekarang melatih SSB sendiri dengan nama Surabaya Individual Komunitas di lapangan Kalilong, Surabaya," jelas Margono Asnan.

Saksikan Video Pilihan Berikut Ini