Tak Boleh Mudik, Jumlah Kendaraan di Tol Jakarta-Cikampek Turun 59 Persen

Liputan6.com, Jakarta Penurunan signifikan jumlah kendaraan yang meninggalkan DKI Jakarta usai diberlakukan pelarangan mudik terjadi di beberapa ruas jalan tol yang dikelola Jasa Marga.

Salah satu yang mengalami penurunan kendaraan ialah Gerbang Tol (GT) Cikampek Utama 1 Jalan Tol Jakarta-Cikampek. Hal ini diungkapkan Corporate Communication & Community Development Group Head PT Jasa Marga, Dwimawan Heru.

"GT Cikampek Utama 1 Jalan Tol Jakarta-Cikampek: 11.355 kendaraan meninggalkan Jakarta menuju arah Timur (Jalan Tol Trans Jawa), turun 59 persen dari hari sebelumnya," kata Heru seperti dilansir kanal Peristiwa, Liputan6.com.

Kemudian, kata dia, penurunan jumlah kendaraan juga terjadi di GT Kalihurip Utama Jalan Tol Cipularang.

"GT Kalihurip Utama Jalan Tol Cipularang: 9.977 kendaraan meninggalkan Jakarta menuju arah Timur (Bandung/Cileunyi), turun 40 persen dari hari sebelumnya," jelas Heru.

Lalu, lanjut dia, penurunan juga terjadi di GT Cikupa Jalan Tol Jakarta-Tangerang-Merak dan GT Ciawi Jalan Tol Jagorawi.

"GT Cikupa Jalan Tol Jakarta-Tangerang-Merak: 20.333 kendaraan meninggalkan Jakarta menuju arah Barat, turun 37 persen dari hari sebelumnya. GT Ciawi 1 Jalan Tol Jagorawi: 12.134 kendaraan meninggalkan Jakarta menuju arah Selatan, turun 36 persen dari hari sebelumnya," tukasnya.

Imbauan Masyarakat

Heru mengimbau masyarakat agar menaati peraturan yang ditetapkan pemerintah terkait pelarangan mudik ini untuk menekan penyebaran Covid-19.

"Untuk mengetahui informasi terkini terkait jalan tol yang dikelola oleh Jasa Marga, pengguna jalan tol dapat mengakses Call Center Jasa Marga 24 jam di nomor telepon 14080," pungkasnya.

Simak Video Pilihan Berikut Ini: