Tak Disangka Prajurit TNI Dapat Anugerah Bisa Sujud di Depan Kabah

Bayu Adi Wicaksono
·Bacaan 2 menit

VIVA – Alhamdulillah, sebanyak 55 prajurit militer Tentara Nasional Indonesia (TNI) Angkatan Darat, baru saja mendapatkan anugerah yang luar biasa membahagiakan.

Bagaimanan tidak, dalam beberapa waktu ke depan, sebanyak 55 prajurit TNI AD dari berbagai satuan bakal bisa bersujud di hadapan Kabah di Masjidil Haram, Mekah.

Berdasarkan informasi resmi TNI AD dilansir VIVA Militer, Selasa 9 Februari 2021, para prajurit TNI AD itu telah bertolak dari Indonesia menuju Mekah melalui Bandar Udara Soekarno Hatta, Cengkareng, Banten.

Sebanyak 55 prajurit TNI AD tersebut mendapatkan anugerah dari Kepala Staf TNI AD, Jenderal TNI Andika Perkasa, untuk bertolak ke Mekah guna melaksanakan umrah.

“55 orang yang terpilih dan lolos persyaratan untuk menunaikan ibadah adalah orang-orang berprestasi dalam ilmu khususnya agama Islam yang mendapatkan penghargaan oleh Kepala Staf Angkatan Darat. Selain itu kegiatan ini merupakan peningkatan keimanan dan ketakwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa," kata Kepala Dinas Pembinaan Mental TNI AD, Brigjen TNI Edison.

Sebelum diberangkatkan, sebanyak 55 prajurit TNI telah mendapatkan pembekalan terutama tentang penerapan protokol kesehatan COVID-19 selama melaksanakan umrah.

"Dengan peningkatan ilmu rohaniah dan ketakwaan di dalam menjalankan ibadah umrahnya, diharapkan 55 peserta baik Prajurit maupun PNS TNI Angkatan Darat agar mampu menerapkannya pada setiap tugas dinasnya dan memberikan contoh baik bagi satuannya masing-masing," kata Brigjen TNI Edison.

Salah satu prajurit TNI AD yang mendapatkan anugerah umrah itu ialah Serka Reo Eko Saputro, dia merupakan anggota Detasemen Intelijen Komando Daerah Militer VI Mulawarman.

Serka Reo terpilih mendapatkan penghargaan umrah KSAD 2021 setelah menjuarai MTQ TNI AD 2019. Serka Reo awalnya tak menyangka bakal bisa pergi ke Tanah Suci di tengah kondisi pandemi COVID-19.

"Terima kasih bapak KSAD, Saya di tahun ini, di masa pandemi saat ini, Saya bisa berangkat ke sana," katanya.

Penghargaan serupa juga pernah diberikan KSAD kepada prajurit TNI AD dan PNS TNI pada tahun 2019. Saat itu total ada 80 yang diberangkatkan untuk melaksanakan umrah. Pada 2020 program itu tak bisa berjalan karena Arab Saudi menutup total semua kegiatan di Masjidil Haram.

Baca: Pasukan Elite Kariango Kostrad TNI Disiapkan Tembus Belantara Papua