Tak Hanya Identik dengan Kuliner, Wonogiri juga Produksi Beras Organik

·Bacaan 2 menit

Liputan6.com, Jakarta Kabupaten Wonogiri merupakan bagian dari provinsi Jawa Tengah yang memiliki segudang potensi. Disebut sebagai kota gaplek, Wonogiri memiliki keunggulan sebagai produsen singkong dan ubi kayu yang tinggi.

Tak hanya itu, Wonogiri yang identik dengan kuliner baksonya, Wonogiri juga memiliki wisata pantai yang memesona.

Terbaru, Wonogiri juga sebagai produsen beras organik. Bernama Beras Organic Central Java, beras ini memiliki jenis beras White Rice, Brown Rice, dan Black Rice.

Beras Organik OCJ memiliki rasa dan aroma yang berbeda dengan beras anorganik, Beras Organik OCJ lebih beraroma harum, lebih enak, lebih pulen dan tahan lama. Kaya Anti- oksidan, bergizi tinggi, protein tinggi mengandung zat besi dan bebas zat kimia.

Diinisiasi oleh BUMP Pengayom Tani Sejagad, Kecamatan Wonogiri, ada pula produksi ACALA yaitu air minum kesehatan yang diambil dari mata ai pegunungan dan diproses menggunakan teknologi filterisasi dari Jerman.

Produk tersebut dinilai mampu memberikan kesehatan dengan air minum berkualitas. Selain itu ada pula pupuk organik. BUMP Pengayom Tani Sejagad menyediakan nutrisi makro dan mikro lengkap, senyawa organik kompleks (enzim dan asam-asam organik kompleks), serta mikroorganisme menguntungkan.

Produk ini mampu memperbaiki kesuburan fisik (tekstur) tanah dalam jangka panjang, memacu aktivitas mikroorganisme tanah, menghemat pemakaian pupuk anorganik, dan mampu meningkatkan produksi tanaman secara keseluruhan (kuantitas, kualitas penampilan, rasa, warna, aroma, dan daya tahan penyimpanan. Potensi ini dinilai akan terus berkembang seiring waktu berjalan.

Sukses bersama BRI

Untuk mendorong petani beras organik Wonogiri, BRI memberikan bantuan permodalan untuk ratusan petani organik di wilayah tersebut. Dengan bantuan modal ini, BRI berharap hasil produksi petani di Desa Kebonagung, Kecamatan Sidoharjo, Kabupaten Wonogiri semakin berlipat.

"Bila kita ambil case nya dari klaster yang lain seperti Petani Organik di Desa Kebonagung Wonogiri, petani plasma sebanyak 510 orang sebagai penyuplai padi perlu diberikan dukungan permodalan untuk cocok tanam," kata Assistant Vice President Transaction Banking BRI, Roby F Sastraatmadja.

Tak cuma bantuan modal, BRI juga memberikan bantuan alat sistem pertanian (Alsintan) agar produksi petani di desa tersebut semakin meningkat.

"Bantuan peralatan pertanian juga BRI berikan untuk mensupport klaster tani beras organik tersebut," pungkas Roby F Sastraatmadja.

(*)

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel