Tak Hanya Koleksi Baru, MUFFEST Surabaya Tampilkan Pakaian Lama Dukung Sustainable Fashion

·Bacaan 2 menit

Fimela.com, Jakarta Penyelenggaraan Muslim Fashion Festival (MUFFEST) tahun ini hadir di Kota Pahlawan, Surabaya, berlangsung pada tanggal 1 - 11 April 2021 di Pakuwon Mall.

Dalam sambutan Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa yang disampaikan oleh Kepala Biro Perekonomian Provinsi Jawa Timur, Ir. Tiat Suwardi, M.Si, menyatakan, dengan adanya vaksin, kegiatan ekonomi perlahan mulai meningkat. Sehingga tepat untuk memulai kegiatan ekonomi di Jawa Timur, khususnya Kota Surabaya.

Maka Pemerintah Jatim sangat mendukung penyelenggaraan kegiatan MUFFEST kepada IFC dan Dyandra yang telah memprakarsai untuk memulai kembali menggerakkan ekonomi kreatif, khususnya bidang fashion.

“Kegiatan yang mendukung UKM sektor fashion muslim ini sejalan dengan komitmen Pemerintah Jatim untuk memfasilitasi UKM. Kegiatan ini bukan hanya untuk masyarakat Jatim dengan ibukota Surabaya saja, karena ada 18 provinsi lainnya yang terkait erat dengan Jatim. Kami berharap kegiatan ini dapat berkelanjutan dengan cita-cita yang lebih besar, bukan hanya untuk Surabaya, tapi untuk daerah lainnya di Indonesia Bagian Timur. Dengan pertumbuhan ekonomi yang mulai meningkat, kami berharap di tahun-tahun berikutnya dapat bekerjasama untuk mendukung kegiatan MUFFEST,” ujarnya.

National Chairman Indonesian Fashion Chamber, Ali Charisma menyampaikan MUFFEST mengajak pelaku dan pengguna fashion untuk sadar dan memahami pentingnya sustainable fashion. Sesuai konsep sustainable, peserta MUFFEST kali ini tidak harus membuat koleksi baru, namun bisa memanfaatkan koleksi lama dengan syarat disesuaikan perkembangan tren terbaru supaya diterima oleh pasar secara luas.

“MUFFEST ditargetkan untuk membangun industri fashion bukan hanya di ibukota Jakarta, tetapi juga daerah-daerah potensial lainnya, sehingga kami menjemput bola dengan menghadirkan MUFFEST di kota-kota besar di Indonesia,” ujar Ali Charisma dalam siaran pers yang di terima Fimela.com.

Koleksi Alfatir Muhammad dan Kiki di MUFFEST Surabaya/dok. MUFFEST
Koleksi Alfatir Muhammad dan Kiki di MUFFEST Surabaya/dok. MUFFEST

Peluang di bulan Ramadan

Koleksi Ardalano di MUFFEST Surabaya/dok. MUFFEST
Koleksi Ardalano di MUFFEST Surabaya/dok. MUFFEST

Kehadiran MUFFEST di Surabaya disambut dengan antusiasme para pelaku industri fashion muslim yang berbasis di Jawa Timur dan sekitarnya. Melalui pameran dan fashion show di MUFFEST, para pelaku kreatif dan usaha berharap dapat menggiatkan kembali pasar busana muslim di tanah air, khususnya momen yang potensial di bulan suci Ramadan dan Hari Raya Idul Fitri.

Seperti yang diungkapkan oleh Desainer Yeti Topiah, penyelengaraan MUFFEST, Ramadan adalah waktu yang tepat, karena biasanya ini puncak bisnis modest/muslim fashion.

Mudah-mudahan dengan MUFFEST datang ke daerah-daerah akan memudahkan pelaku usaha untuk berjualan dan konsumen untuk berbelanja, tidak perlu harus jauh-jauh ke Jakarta. Sehingga bisa membangkitkan ekonomi daerah, khususnya sektor modest/muslim fashion,” ujarnya.

Branch Manager of Dyandra Promosindo, Agustien Dyah Ekawati mengatakan memasuki tahun keenam Dyandra dan IFC selalu berusaha memberikan yang terbaik dalam penyelenggaraan MUFFEST dan berkomitmen untuk mendorong kreativitas anak bangsa dalam menciptakan produk lokal dengan standar, mutu, dan kreasi yang dapat bersaing di mancanegara serta memberikan kontribusi bagi pemulihan ekonomi nasional.

Benerapa koleksi yang ditampilkan saat gelaran fashion show seperti koleksi dari Arinz, Yusi Martha, Elva Fauqo, Tan’eem, J99 Garment, Emmy Thee, Rosie Rahmadi, Rengganis, Alden Ayub Andal, Mahdiyah, Tufiana, Nadiah Syammach, Alfatir Muhammad, Kiki Mahendra, dan Sofie.

#elevate women