Tak Ingin Memisahkan dari Saudara Kandungnya, Pria Ini Mengadopsi 5 Anak Sekaligus

·Bacaan 2 menit

Fimela.com, Jakarta Mengadopsi anak bisa menjadi keputusan bagi setiap orangtua. Banyak pertimbangan yang diambil untuk mengadopsi anak, mulai dari alasan kesehatan karena tidak dapat memiliki keturunan atau memang ingin sekedar ingin mengasuh anak.

Tetapi harus semua pasangan dapat mengadopsi anak. Tetapi orang yang masih lajang pun mungkin memiliki keinginan untuk memiliki anak. Ada banyak alasan yang mereka miliki untuk mengadopsi anak ketika masih menjadi lajang. Seperti berita baru-baru ini, seorang pria mengadopsi lima saudara seekaligus. Alasan ia mengadopsi kelimanya yaitu, pria tersebut tak ingin anak-anak itu merasakan apa yang dia rasakan saat di panti asuhan harus berpisah dengan saudaranya.

Melansir dari people.com (6/11), seorang pria berusia 29 tahun di Ohio sekarang menjadi ayah dari lima anak setelah mengadopsinya. Robert Carter, yang merupakan satu dari delapan bersaudara ini mengetahui secara langsung trauma perpisahan saudara dan saudarinnya. Pada usia 12 tahun, ia ditempatkan di panti asuhan tanpa sistem pendukungnya.

Carter menjelaskan, saat itu ia tidak makan selama seminggu. Dia tidak mengetahui di mana keluarganya berada, dia juga tidak tahu kapan akan bertemu dengan keluarganya lagi, itulah yang membuatnya menjadi trauma.

Pria Ini Memastikan Kehidupan yang Layak untuk Anak-anaknya

Ilustrasi/copyrightshutterstock/paulaphoto
Ilustrasi/copyrightshutterstock/paulaphoto

Jadi ketika Carter menjadi orangtua angkat dari tiga anak laki-laki pada Desember 2019, dia bertekad untuk menyatukan mereka kembali dengan saudara perempuan mereka. Carter tidak akan pernah melupakan hari ketika Robert, Giovanni, dan Kiontae terhubung kembali dengan Marionna dan Makayla setelah terpisah selama 6 bulan.

Carter segera menyadari bahwa dia memiliki hubungan khusus dengan Marionna. Keduanya bertindak seperti orangtua bagi saudara mereka sebelum mereka memasuki sistem pengasuhan. Marionna, saudara tua dari kelima anak itu berperan seperti ibu, dia bertanggung jawab atas segalanya. Anak kelas lima, yang pindah ebrsama dengan Carter pada bulan Januari, secara bertahap belajar bagaimana menjadi seorang anak kecil.

Carter ingin, Marionna memiliki masa kecil. Ia tak membiarkan Marionna membuatkan sereal untuk adik laki-lakinya, semua pekerjaan itu dilakukan Carter. Carter telah mengamati perubahan besar pada semua anak. Baru-baru ini, mereka semua mulai tidur di tempat tidurnya sendiri. Saat itu, Carter juga mengungkapkan bahwa dia tidak melihat mereka takut dianiaya.

Setelah upacara adopsi pada 30 Oktober 2020, Carter masuk ke kamar mandi gedung pengadilan. Carter tidak ingin ada yang melihatnya menangis. Ia mengaku, ia sangat gugup, itu akan gagal pada menit terakhir. Ia meyakinkan, bahwa anak-anak itu tidak perlu khawatir akan diabaikan atau sendirian lagi.

Cek Video di Bawah Ini

#Changemaker