Tak Kalah dari Bali, Sandiaga Ungkap Cara Genjot Wisata Danau Toba

Raden Jihad Akbar, Putra Nasution (Medan)
·Bacaan 2 menit

VIVA – Kawasan Danau Toba, Sumatera Utara memiliki potensi alam pariwisata yang luar biasa. Sehingga Danau terbesar di Asian Tenggara ini, tidak kalah dengan pariwisata Bali. Yang, dinilai sama-sama dilirik wisatawan mancanegara untuk melakukan perjalanan wisata.

“Danau Toba tidak kalah dengan Bali. Insya Allah kalau kita kerja keras, kerja cerdas, kerja tuntas, kerja ikhlas, mudah-mudahan pariwisata Danau Toba bisa setara dengan Bali," ungkap Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Salahuddin Uno, saat melakukan kunjungan kerja di Danau Toba, dikutip Sabtu, 27 Maret 2021.

Mantan Calon Wakil Presiden 2019 itu, juga menekankan pentingnya untuk menjaga kearifan lokal sebagai upaya dalam mengembangkan SDM pariwisata. Khususnya di kawasan Destinasi Super Prioritas Danau Toba.

Baca juga: Perayaan Puncak Hari Suci Nyepi 2021, Ini Pesan Menag Yaqut

Dalam kunjungan tersebut, Sandiaga juga melepas Siswa Magang Kawasan Badan Otorita Danau Toba ke Politeknik Pariwisata (Poltekpar) Bali di Kaldera Toba, di Kabupaten Toba, Sumatera Utara. Ia mengatakan, mereka diharapkan kelak akan menjadi garis depan pengembangan pariwisata di daerahnya, Danau Toba.

“Bali memang terkenal dengan budaya dan hospitality, namun budaya gotong royong juga kental di Danau Toba, inilah yang kita harus kita gali, meskipun sudah belajar di Bali dengan standar global, kalian tidak boleh lupa pada kearifan lokal,” tutur Sandiaga.

Menparekraf Sandiaga Uno juga menjelaskan, salah satu fokus pemerintah saat ini yaitu membangun infrastruktur, namun pengembangan SDM pun harus berjalan beriringan di tengah pengembangan infrastruktur.

“Pengembangan infrastruktur tidak akan sukses jika SDM dan masyarakatnya juga tidak dibangun. Jadi bangun raganya, bangun jiwanya. Bukan hanya membangun infrastruktur nya saja tapi juga membangun manusianya. Jadi pendidikan ini sangat penting, sampaikan kepada orang tua kalian meskipun magang ke Bali, nanti kalian akan ‘kem-Bali’ membangun Danau Toba,” sebut Sandiaga.

Menparekraf Sandiaga Uno yakin dengan sistem magang yang sudah dijalankan oleh Poltekpar Bali. Ia juga berharap para siswa magang bisa menyerap ilmu dengan baik selama belajar praktik langsung selama 8 bulan di Bali sehingga Danau Toba bisa menjadi Destinasi Super Prioritas yang memiliki SDM berkualitas.

“Selain pelayanan standar SDM meningkat, standar protokol kesehatan 3M juga tetap dijaga dengan ketat dan disiplin. Karena kemungkinan COVID-19 masih kita hadapi dalam beberapa tahun ke depan,” jelas Sandiaga.