Tak Main-main, Arema FC Pasang Target Juara di Piala Menpora

Muchamad Syuhada, Lucky Aditya (Malang)
·Bacaan 2 menit

VIVAArema FC akan melakoni laga perdana Piala Menpora 2021 melawan TIRA Persikabo di Stadion Manahan, Solo, Minggu, 21 Maret 2021. Laga ini sekaligus menjadi pembuka ajang turnamen pra musim ini.

Pelatih sementara Arema FC, Kuncoro, menegaskan di turnamen ini timnya menargetkan prestasi tertinggi. Singo Edan ingin menjadi juara. Persiapan intens telah mereka lakukan selama satu bulan untuk tampil di Piala Menpora 2021.

"Insyaallah target kita terbaik, intinya target tertinggi. Kita harus berjuang maksimal nanti, perkara hasil belakangan. Kita sudah latihan setiap hari untuk Piala Menpora. Kita harus bermain maksimal kalau bisa juara," kata Kuncoro, Sabtu, 20 Maret 2021.

Arema di turnamen ini mengandalkan pemain senior seperti Dendi Santoso, Johan Alfarizi, dan Dedik Setiawan serta pemain Timnas Indonesia U-23, seperti Kushedya Hari Yudho, Hanif Sjahbandi, Bagas Adi Nugroho dan Febry Eka.

"Harapan publik sama. Aremania berharap kita berprestasi tentu harapannya juara," ujar Kuncoro.

Sementara duo asing asal Brasil Caio Ruan dan Bruno Smith diragukan tampil karena kondisi fisik belum 100 persen. Meski duo samba ini sudah berlatih bersama dengan Dendi Santoso Cs. Soal kemungkinan tampil, Kuncoro akan melihat kondisi di lapangan nanti.

"Bruno dia 50 persen kondisinya baru datang apalagi juga harus karantina. Untuk skill kita percaya, tetapi stamina yang akan menjadi masalah. Kita lihat kondisinya besok kalau siap akan kita mainkan. Caio baru bergabung dalam dua hari terakhir latihan masih di pinggir lapangan," tutur Kuncoro.

Kuncoro mengatakan, sebagai pelatih sementara tugasnya adalah mempersiapkan tim sebaik mungkin. Soal taktik dan strategi sudah disiapkan semaksimal mungkin. Dia akan memaksimalkan duet Dedik dan KH Yudo sebagai juru gedor Singo Edan.

"Intinya saya sebagai pelatih masalah persiapan kita sudah latihan maksimal mematangkan taktik bertahan dan menyerang. Insyallah kalau lihat karakter Dedik dan Yudo adalah striker pembunuh. Untuk besok kita akan melihat situasi terlebih dahulu dua striker atau satu," kata Kuncoro.