Tak Manusiawi, Warganet Sebar Video Jenazah Bergelimpangan di Jagorawi

Bayu Adi Wicaksono

VIVA – Ternyata kesadaran warganet terhadap sesuatu konten yang tak layak disebar di media sosial masih sangat rendah. Bahkan kerap tak memakai hati nurani sebelum memposting foto atau juga video.

Seperti yang terjadi usai tragedi kecelakaan maut yang menewaskan sejumlah penumpang mobil APV di ruas Jalan Tol Jakarta Bogor Ciawi alias Jagorawi.

Dari pantauan VIVA.co.id, Minggu 15 September 2019, di Instagram, Twitter dan Facbook, sangat banyak sekali warganet yang menyebarkan video-video kondisi di lokasi kecelakaan maut itu.

Sayangnya, dengan berani dan tega warganet menyebarkan video dan foto kondisi para korban yang sedang sekarat mengerang kesakitan di tengah jalan. Bahkan, tak sungkan-sungkan menyebarkan video dan foto jenazah-jenazah yang bergelimpangan di jalan.

Yang paling tak manusiawinya, meski foto dan video itu bukan hasil karya mereka, warganet dengan tanpa berpikir panjang menshare video dan foto itu tanpa memblur video dan foto para korban.

Sebaran postingan video kecelakaan Tol Jagoawi di Instagram.

Padahal sangat jelas, foto dan video yang mereka sebar masuk dalam kategori sadistis, dan tentu tidak sesuai etika. Bagaimana bila kejadian itu menimpa keluarga kita, apakah rela video menyayat hati begitu disebar sembarang?

Ada beberapa hastag yang dipakai warganet untuk menyebarkan video dan foto kecelakaan di Tol Jagorawi.

Bukan sebuah rahasia lagi, tujuan utama warganet menyebar konten-konten terlarang itu tentu untuk mengerek pengunjung dan pengikut tentunya. Tapi, sampai kapan warganet Indonesia terus melakukan perbuatan ini?

Memang, ada juga warganet yang bertujuan baik saat menyebarkan foto dan video. Maksudnya agar masyarakat mendapatkan informasi. Hanya saja caranya tak tepat. Toh jika pun tanpa menggunakan foto dan video sadis, informasi kecelakaan itu masih bisa diterima masyarakat kok.

Seperti diketahui, kecelakaan tunggal di Tol Jagorawi telah menyebabkan 3 orang meninggal dunia, 3 luka berat dan 3 luka ringan. Sampai saat ini kecelakaan diduga disebabkan kejadian pecah ban pada mobil bernomor polisi F 1196 DH.

Baca: Miris, Jasad Bergelimpangan di Jagorawi Warga Malah Sibuk Foto-foto