Tak Mau Kalah dari Drakor, Ini Cara Raffi Ahmad Sebar Nilai Pancasila

Ichsan Suhendra
·Bacaan 1 menit

VIVA – Badan Pembinaan Ideologi Pembinaan (BPIP) bekerjasama dengan RANS Entertainment dan Sinergy for Indonesia membuat animasi berjudul Lorong Waktu Si AA. Menurut Raffi, cara memberikan tontonan edukasi merupakan hal yang efektif dan tidak menggurui.

"Tidak mengajari tapi fun. Anak-anak, bapak-bapak, ibunya, berlomba-lomba supaya lebih positif dan kekinian. Animasi ini melibatkan masyarakat," kata Raffi Ahmad saat ditemui di kawasan Jakarta Selatan baru-baru ini.

Raffi Ahmad ingin tontonan generasi muda lebih terarah dan diberikan pilihan yang bermanfaat. Ia tidak mau generasi muda hanya mengidolakan salah satu tontonan, Menurutnya, budaya Indonesia bisa jauh dikemas lebih menarik.

"Makasih BPIP mengizinkan ide kita dengan niat visi sama untuk Indonesia agar generasi selanjutnya enggak lupa Pancasila, sejarah. Kadang suka sedih, orang nonton Korea Mulu. Memang bagus buat referensi, atau barat terus. Sebenarnya budaya kita bagus kok kalau dikemas," kata Raffi Ahmad.

Kepala BPIP, Prof. KH Yudian Wahyudi mengatakan, animasi Lorong Waktu Si AA ini merupakan sebuah terobosan besar dalam menanamkan nilai luhur Pancasila kepada anak-anak sejak usia dini.

“Sesuai dengan arahan bapak Presiden Jokowi, penanaman nilai luhur Pancasila sejak dini merupakan hal yang sangat penting. Melalui Animasi Si AA yang tayang di RANS Entertainment merupakan konten yang digemari anak-anak usia dini. Kita inbgin anak-anak mengenal dan memahami dengan baik Pancasila sejak usia dini,” kata Yudian Wahyudi.

Mitra lainnya, Founder Sinergy for Indonesia Ahmad Doli Kurnia Tandjung berharap, ke depan animasi ini bisa menjadi produk untuk lebih memperkenalkan Indonesia ke pada negara-negara tetangga dan dunia.

Animasi itu melibatkan anomator dari berbagai daerah. Selain itu, dalam animasi tersebut akan hadir para artis lain, dua diantaranya Baim Wong dan Gempi.

"Karena Nantinya, Raffi, Gigi, Rafathar ada di sini. Kayak teman teman artis ini banyak yang terlibat," ucap Raffi Ahmad.