Tak Mau Kalah dengan Jokowi, Roy Marten Juga Promosi Kelezatan Bipang

·Bacaan 1 menit

VIVA – Kuliner khas Kalimantan, babi panggang (bipang) Ambawang merupakan makanan khusus suku Dayak. Makanan yang diolah dari daging babi ini konon sudah ada sejak dahulu kala, namun bipang tak banyak dikenal oleh warga.

Tapi belakangan, bipang menjadi viral khususnya di media sosial Twitter setelah disinggung oleh Presiden Joko Widodo dalam pidato yang diunggah di YouTube Kementrian Perdagangan Republik Indonesia pada 5 Mei 2021.

Pengelola restoran babi panggang, Abu Lambarto mengatakan, babi panggang merupakan kuliner khusus suku Dayak Kalimantan sudah ada dari zaman dahulu di era kakek dan neneknya. Bahkan resep untuk mengolah babi panggang dan sambal antuha didapat dari orang terdahulu termasuk dari kakeknya.

"Resep mengolah babi panggang ini kami dapatkan dari kakek waktu masih hidup, dan resep dari kakek ini kita coba olah dengan menyuguhkan kekinian. Dan menonjolkan budaya suku Dayak, yang dimulai dari sambal antuha yang artinya bibi tertua," kata Abu kepada VIVA pada Minggu, 23 Mei 2021.

Ia mengatakan, sebelum Presiden Joko Widodo menyebut dalam pidatonya, ternyata salah satu artis senior sempat mempromosikan melalui video, artis tersebut adalah Roy Marten.

"Pak Roy Marten juga pernah ‘endorse’ dengan membuat video bipang. Video tersebut dibuat setelah memesan babi panggang via online sekitar beberapa bulan yang lalu," ujar Abu.

Lanjut Abu, tak bisa dimungkiri setelah disenggol Presiden Jokowi, restorannya lalu banyak mendapat pesanan via online dari Bali, Manado, Papua, Jawa Timur dan Kota Jakarta. Bahkan saking banyaknya, ada pesanan yang tak bisa dilayani.

"Pasca dipromosikan Pak Jokowi pesanan meningkat, omzet naik, dan para pengunjung banyak yang datang. Sehingg omzet naik hingga 50 persen,''ujarnya.