Tak Setujui Kebijakan Privasi Baru di WhatsApp? Ini Risikonya

Dian Lestari Ningsih, delala
·Bacaan 1 menit

VIVA – Pada bulan Januari lalu WhatsApp sempat membuat banyak orang terkejut dan takut dengan perubahan kebijakan privasinya yang memaksa pengguna untuk membagikan data miliknya ke Facebook untuk iklan.

Alhasil banyak pengguna yang memutuskan untuk pindah ke aplikasi lain seperti Telegram sampai Signal yang membuat WhatsApp terpaksa harus turun tangan dan memberikan edukasi kepada para penggunanya.

Saat ini WhatsApp pun telah memutuskan untuk mengundur perubahan kebijakan ini ke tanggal 15 Mei 2021 mendatang dari awalnya tanggal 8 Februari lalu.

Nah, baru-baru ini WhatsApp pun memberikan penjelasan terkait apa yang akan terjadi jika para pengguna WhatsApp tidak menyetujui perubahan kebijakan privasi ini sampai tanggal 15 Mei nanti.

Disebutkan bahwa nantinya pengguna yang tidak setuju masih bisa menggunakan WhatsApp dan tetap dapat menerima panggilan dan juga notifikasi. Tetapi nantinya pengguna tak bisa membaca atau menulis pesan melalui aplikasi tersebut lagi.

Selain itu akun yang tidak digunakan lebih dari 120 hari nantinya juga akan dihapus dan dihitung sebagai pengguna yang tidak menyetujui aturan baru dari WhatsApp dan memilih meninggalkan layanannya.

Bagaimana menurut kalian, apakah kalian akan tetap setuju dengan kebijakan privasi tersebut atau memilih untuk menolaknya dan pindah ke aplikasi perpesanan online lainnya?