Tak Terima Ditegur saat Tenggak Miras di Depan Gereja, 3 Pria OKU Tikam 2 Warga

Merdeka.com - Merdeka.com - Dua warga Ogan Komering Ulu (OKU), DS (58) dan YS (47) kritis akibat menjadi pengeroyokan tiga pria. Polisi bergerak cepat dan menangkap para pelaku beberapa hari seusai kejadian.

Ketiga pelaku adalah JN (38), AN (31), dan HN (23), ketiganya warga Kecamatan Baturaja Timur, OKU, Sumatera Selatan. Mereka terancam dipidana penjara selama lima tahun karena melanggar Pasal 170 KUHP tentang pengeroyokan.

Pengeroyokan berawal saat korban DS menegur ketiga pelaku yang sedang menenggak minuman keras di depan Gereja Methodist di Jalan Lintas Sumatera, Kelurahan Batukuning, Baturaja Barat, OKU, Kamis (7/7) dini hari. Teguran itu membuat pelaku AN marah sehingga memukul kepala DS berkali-kali.

Korban Melawan

Korban pun melakukan perlawanan. Hal itu membuat dua pelaku lain turut mengeroyok DS dan YS.

Pelaku HN mencabut pisau dan menusuk kedua korban. Selain lebam, DS mengalami tiga luka tusuk di punggung dan robek di kepala bagian belakang, sedangkan YS terkena tusukan di rusuk bagian kiri.

Kasi Humas Polres OKU AKP Syafaruddin mengungkapkan, ketiga tersangka pelaku ditangkap tanpa perlawanan di tempat berbeda dalam waktu hampir bersamaan. Mereka sempat melarikan diri begitu mendengar korban melapor ke polisi.

"Kami amankan tiga tersangka setelah mengetahui keberadaan mereka," ungkap Syafaruddin, Kamis (21/7).

Dari pengakuan, mereka mengeroyok kedua korban akibat pengaruh alkohol. Terlebih, salah satu korban melawan saat dipukuli sehingga tersangka lain ikut mengeroyok bahkan menikam kedua korban.

"Motifnya metiga tersangka kesal ditegur saat mabuk di depan gereja," pungkasnya. [yan]

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel