Tak Terima Dituduh Bongkar Perselingkuhan, Petani di Musi Rawas Bunuh Tetangga

Merdeka.com - Merdeka.com - Penyidik Satreskrim Polres Musi Rawas, Sumatera Selatan, menangkap HR (31). Pria yang berprofesi sebagai petani ini disangka membunuh tetangganya sendiri, RK (27), lantaran tak terima dituduh membongkar perselingkuhan.

Pembunuhan terjadi di halaman rumah pelaku di Desa Sri Mulyo, Kecamatan STL Ulu Terawas, Musi Rawas, Jumat (28/10).

Sebelum pembunuhan, RK mendatangi pelaku sambil marah-marah. Korban mengamuk sambil menantang pelaku keluar. Hal itu menjadi perhatian warga sekitar.

Pelaku yang tak terima korban berteriak sehingga membuat anaknya terbangun, lantas mengambil sebilah parang lalu menemui korban. Tanpa banyak bicara, pelaku membacok korban berkali-kali hingga tewas di tempat.

Korban Minta Ganti Rugi

Kasatreskrim Polres Musi Rawas AKP M Indra Prameswara mengatakan, kedatangan korban awalnya meminta ganti rugi kepada tersangka karena korban ketahuan selingkuh dengan istri orang sehingga didenda Rp5 juta. Korban menuduh perselingkuhan itu terungkap karena dibocorkan tersangka.

"Korban teriak-teriak minta ganti ganti, tersangka tak terima dan membacoknya," ungkap Indra, Senin (31/10).

Dalam penangkapan itu, polisi menyita sebilah parang, motor, dan pakaian korban. Tersangka dijerat Pasal 338 KUHP tentang pembunuhan dengan ancaman 15 tahun penjara.

"Tersangka ditangkap tanpa perlawanan dan mengakui semua perbuatannya," kata dia. [yan]