Tak Terserap Optimal, Dana PEN Kesehatan Diberikan untuk Bansos

Merdeka.com - Merdeka.com - Menteri Koordinator Perekonomian, Airlangga Hartarto mengatakan, realisasi dana pemulihan ekonomi nasional (PEN) tahun ini tidak akan terserap optimal. Mengingat kasus pandemi Covid-19 tahun ini lebih terkendali dari sebelumnya.

"Penyerapan dana PEN sektor kesehatan tidak akan optimal karena kasus Covid-19 ini relatif sudah terkendali," kata Menko Airlangga di Kantornya, Jakarta Pusat, Jumat (5/8).

Dia melanjutkan anggaran PEN untuk sektor kesehatan ini pun akan direlokasi ke sektor lain. Salah satunya untuk mendukung sektor produktif, semisal bantuan sosial dalam program PEN.

"Ini akan digunakan untuk mendukung sektor produktif," kata Menko Airlangga.

tak terserap optimal, dana pen kesehatan diberikan untuk bansos
tak terserap optimal, dana pen kesehatan diberikan untuk bansos

Dana PEN sektor kesehatan diperkirakan bakal dipakai untuk program bantuan sosial, seperti Program Keluarga Harapan (PKH), BLT Minyak Goreng, BLT Desa, Kartu Prakerja dan Bantuan Tunai PKL, Warung dan Nelayan. Sehingga bisa mendorong daya beli masyarakat kelas bawah untuk bertahan.

Hanya saja Menko Airlangga tidak menyebutkan rincian anggaran yang bakal direlokasi. Meski begitu dia berharap dengan tambahan dana tersebut bisa menahan dampak inflasi di sektor pangan kepada masyarakat.

"Dengan program ini diharapkan bisa tahan inflasi pangan," katanya. [bim]

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel