Takut Didenda, Rami Enggan Protes Wasit

Liputan6.com, Valencia : Ada sejumlah insiden yang membuat Valencia merasa dirugikan wasit dalam laga versus Real Madrid di Santiago Bernabeu, Selasa (15/1/13). Di antaranya pengusiran pelatih Ernesto Valverde dan penalti yang seharusnya diberikan untuk Valencia karena pelanggaran terhadap Jonas Goncalves.

Meski demikian, bek Los Che asal Prancis, Adil Rami, enggan menyalahkan wasit Muniz Fernandez dan asistennya dalam duel pertama perempat final Piala Raja itu. Alasannya, Rami takut didenda mengingat wasit La Liga kerap menjatuhkan hukuman jika pemain dinilai menyatakan protes berlebihan.

"Saya mencubit lidah saya agar tidak berbicara. Saya harus berhati-hati untuk mempertanyakan keputusan wasit. Karena saya tidak mau membayar (denda) 1.500 euro," ujar pesepakbola berusia 27 tahun itu.

 

Menurut Rami, kekalahan dari Madrid disebabkan tuan rumah bermain lebih baik. "Semua tahu Real Madrid adalah tim yang sangat bagus dengan pemain-pemain terbaik di dunia. Dan mereka tidak membutuhkan (keputusan wasit) itu," kata mantan pemain Lille itu.

Meski kalah di leg pertama, Rami tetap optimistis. Di duel kedua, timnya bakal bermain lebih baik karena didukung ribuan suporter di Mestalla. "Kami harus menang dan kita bisa melakukannya karena kita bermain di rumah," kata Rami.(As/Def)