Takut Ibu Kena Corona, Tyas Mirasih Tahan Tiga Bulan Tak Temui

Ichsan Suhendra

VIVA – Tyas Mirasih khawatir ibunya terpapar virus corona jika bertemu dengannya. Hanya saja, ketakutan tersebut harus dikalahkan sejenak saat Idul Fitri. Tyas Mirasih memberanikan diri untuk menemui ibunya.

"Sebenarnya kalau parno dari kemaren juga pasti parno. Gua aja kemaren setelah tiga bulan baru ketemu nyokap lebaran," kta Tyas Mirasih saat diwawancara di kawasan Jakarta Selatan baru-baru ini.

Ketakuan Tyas bukan tanpa alasan. Ibunda Tyas Mirasih menderita diabetes. Belum lagi selama Ramadan, Tyas mengisi acara selama sahur. Untuk itu, Tyas sedikit takut menemui ibunya. Maka ia hanya berani berkunjung saat hari raya.

"Jadi enggak berani kalau sering-sering ketemu karena orang tua lebih rentan kan akhirnya lebaran kita semua alhamdulliah sehat sekeluarga jadi ketemu," ujar Tyas.

Selama berkumpul, Tyas dan keluarganya coba menjaga jarak. Sebisa mungkin mereka tetap memelihara kebersihan dan melakukan imbauan lainnya agar terhindar dari virus corona. Selain itu, Tyas selalu menjaga diri dengan asupan makanan bergizi.

"Ya itu dia tetap kita harus hati-hati, menjaga imun, imun itu penting banget. Mungkin aja lingkungan gua ada yang kena juga atau bisa juga menghampiri, tapi karena imun kita kuat alhamdulillah," kata Tyas.

Pertimbangan lain Tyas mendatangi ibunya adalah, selama ini Tyas menjalani dengan ketat setiap imbauan. Meski syuting setiap hari, Tyas selalu ,menjalankan protokol yang ada. Setelah itu selesai, maka Tyas memberanikan diri dan akhirnya bisa berkumpul bersama keluarga di hari yang fitri.

Baca juga: Di Rumah Aja karena Corona, Tyas Mirasih Geber Program Hamil?

"Cuma itu lah kita tetap melakukan protokol-protokol yang sesuai prosedurnya, physical distancing, pake masker segala macem. Jadi tetap ya tetap diterapin pastinya,” ujar Tyas.

Selain itu, Tyas Mirasih mulai terbiasa dengan kondisi saat ini. dalam artian, hidupnya menjadi lebih bersih dan teratur. Tyas yang awalnya sesak menggunakan masker, repot setiap kali harus cuci tangan, kini sudah mulai terbiasa karena selalu menjalani.