Takut Ketahuan Hamil dan Melahirkan, Mahasiswi di Makassar Pura-Pura Temukan Bayi

Merdeka.com - Merdeka.com - Seorang mahasiswi di Makassar, N (19) nekat merekayasa penemuan bayi laki-laki. Dia diduga melakukan itu karena takut dan malu telah hamil di luar nikah lalu melahirkan.

Kepala Kepolisian Sektor Panakkukang Komisaris Abd Azis menjelaskan kasus tersebut berawal saat N mengaku kepada keluarganya menemukan bayi laki-laki di kantong kresek di pinggir jalan di wilayah Pampang

Setelah pengakuan itu, keluarganya menghubungi saudara lainnya yang ada di Makassar. "Nah omnya ini menghubungi polisi kalau ada penemuan bayi oleh N ini. Dan anggota datang ke lokasi untuk mengecek laporan tersebut," ujarnya kepada wartawan, Rabu (23/11).

Melahirkan di Kamar Indekos

Setelah dilakukan pengecekan, ternyata polisi menemukan fakta sebaliknya. Bayi tersebut sebenarnya anak dari N yang dilahirkan sendiri di indekosnya.

"Setelah kita cek ternyata dia (N) tidak pernah keluar dari kamarnya (kos), berarti tidak ada ditemukan. Jadi tidak ada itu temuan bayi," ungkapnya.

Aziz menyebut N mengakui bahwa penemuan bayi tersebut direkayasa. N mengaku bayi laki-laki yang ada di dalam kamar kosnya adalah buah hatinya sendiri yang baru dilahirkan.

"Waktu kita bawa ke RS Bhayangkara, dia mengaku bahwa bayi itu adalah anaknya yang dilahirkannya sendiri di dalam kamar kos dan tidak pernah dibawa keluar. Dia takut (kehamilannya diketahui) dengan keluarganya," sebutnya.

Ingin Rawat Bayinya

Aziz menyebut ayah dari bayi tersebut merupakan kekasih N. Polisi pun memberikan ruang kepada perempuan itu agar menyelesaikan masalahnya secara kekeluargaan.

"Pacarnya ini satu kampung dengan dia. Kita sudah hubungi pacarnya untuk diselesaikan secara pribadi," tuturnya.

Ia menambahkan N tidak ditahan. Apalagi, dia mengaku siap merawat anaknya.

"Dia juga mau urus sendiri anaknya, kasihan, jadi diselesaikan secara kekeluargaan," ucapnya. [yan]