Taliban Serbu Lokasi Persembunyian ISIS Usai Ledakan Bom di Masjid Kabul

·Bacaan 1 menit

Liputan6.com, Kabul - Pasukan Taliban menyerbu tempat persembunyian afiliasi ISIS di ibu kota Afghanistan dan membunuh beberapa anggota kelompok tersebut.

Serangan ini dilakukan Taliban beberapa jam setelah pengeboman mematikan di luar sebuah masjid di Kabul, kata Taliban, demikian dikutip dari mainichi.jp, Senin (4/10/2021).

Pengeboman pada Minggu 3 Oktober di luar masjid menewaskan delapan warga sipil, dan sementara tidak ada klaim siapa yang bertanggung jawab.

Namun, kecurigaan dengan cepat jatuh pada kelompok ISIS yang telah meningkatkan serangan terhadap musuhnya yaitu Taliban sejak pengambilalihan Kabul pada pertengahan Agustus.

Para pejabat Taliban tengah berkumpul di masjid untuk berduka atas meninggalnya ibu juru bicara Taliban Zabihullah Mujahid.

* Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

Tak Disebutkan Jumlah Anggota ISIS yang Tewas

Pasukan khusus Taliban tiba di dalam Bandara Internasional Hamid Karzai setelah penarikan militer AS, di Kabul, Afghanistan, Selasa (31/8/2021).  Taliban menguasai penuh bandara internasional Kabul pada Selasa, setelah pesawat AS meninggalkannya landasan pacu. (AP Photo/Khwaja Tawfiq Sediqi)
Pasukan khusus Taliban tiba di dalam Bandara Internasional Hamid Karzai setelah penarikan militer AS, di Kabul, Afghanistan, Selasa (31/8/2021). Taliban menguasai penuh bandara internasional Kabul pada Selasa, setelah pesawat AS meninggalkannya landasan pacu. (AP Photo/Khwaja Tawfiq Sediqi)

Dalam sebuah pernyataan Senin (4/10), Mujahid mengatakan pasukan Taliban menyerbu pusat operasi ISIS di lingkungan utara Kabul, Khair Khana.

Tidak disebutkan berapa banyak anggota ISIS yang tewas atau apakah ada Taliban yang terluka dalam operasi tersebut.

Pengeboman pada Minggu (3/10) adalah serangan paling mematikan sejak Taliban menguasai Afghanistan.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel