Taman Wisata Alam Mangrove Angke Kapuk, Alternatif Liburan di Jakarta

Liputan6.com, Jakarta Taman wisata alam mangrove Angke Kapuk adalah taman wisata yang berada di Kota Jakarta. Taman wisata alam mangrove ini cocok dijadikan alternatif di Kota Jakarta, ketika ingin menikmati wisata alam di Jakarta.

Di tengah kota yang dipenuhi oleh gedung-gedung pencakar langit dan jalanan yang selalu dipenuhi oleh kendaranaan, membuat kualitas lingkungan hidup di Jakarta kurang baik. Untuk sedikit menikmati kesegaran udara di tengah Kota Jakarta, kamu bisa mengunjungi taman wisata alam mangrove.

Tempat wisata ini sudah cukup terkenal, karena memiliki segudang spot dan fasilitas lengkap di dalamnya. Hal inilah yang menjadi salah satu alasan tempat ini selalu ramai oleh pengunjung, baik dalam maupun luar Kota Jakarta.

Taman wisata alam mangrove Angke Kapuk merupakan kawasan terpenting Kota Metropolitan ini, karena merupakan kawasan terbuka hijau yang bisa memberikan kontribusi baik dalam kualitas lingkungan hidup.

Buat kamu yang ingin berencana menghabiskan libur di Jakarta, jadikan taman wisata alam mangrove ini sebagai tujuan. Berikut ulasan tentang taman wisata alam mangrove Angke Kapuk di Jakarta yang telah Liputan6.com rangkum dari berbagai sumber, Senin (13/1/2020).

Mengenal Taman Wisata Alam Mangrove Angke Kapuk

Taman Wisata Alam Mangrove Angke Kapuk / Sumber: jakarta-tourism.go.id

Taman wisata alam mangrove merupakan hutan konservasi yang cukup populer di Jakarta. Tempat ini cukup populer karena memiliki beraneka ragam spot menarik untuk berfoto-foto.

Taman wisata alam mangrove Angke Kapuk dulunya adalah hutan bakau yang terletak di pesisir utara Jakarta. Luas taman wisata hampir 100 Ha atau lebih tepatnya seluas 99,82 Ha.

Kawasan ini dulunya sempat digarap oleh puluhan penambak liar dan mulai direstorasi pada tahun 1998. Perubahan kawasan dari hutan menjadi areal tambak ikan bukan hanya menghilangkan pepohonan, namun juga merusak alam dan ekosistem mangrove.

Berbagai kendala kerap dihadapi untuk mengembalikan kawasan ini ke bentuk semula. Setelah 12 tahun berjuang untuk membersihkan kawasan dari penggarap illegal dan menanami kembali pepohonan mangrove yang hilang, akhirnya Taman Wisata Alam (TWA) Angke Kapuk dapat diresmikan pada 25 Januari 2010 oleh Menteri Kehutanan, Zulkifli Hasan.

Konsep taman wisata alam mangrove Angke Kapuk menawarkan wisata alam di dalam hutan mangrove yang masih hijau, asri, dan alami. Suasana di kawasan wisata ini jauh dari hiruk pikuk Kota Jakarta dengan semilir angin dan udara yang sejuk.

Ketika berkunjung ke sini, tentu akan ada banyak hal yang dapat ditemui dan dijelajahi.

Fungsi Taman Wisata Alam Mangrove Angke Kapuk

Taman Wisata Alam Mangrove Angke Kapuk / Sumber: jakarta-tourism.go.id

Taman wisata mangrove Angke Kapuk merupakan ekosistem lahan basah yang didominasi oleh pepohonan mangrove. Kawasan konservasi sangat dibutuhkan di Jakarta, sebagai ibu kota yang sangat kekurangan akan lahan hijau terbuka, memiliki tingkat polusi udara yang cukup tinggi serta mulai mengalami erosi dan abrasi garis pantai.

Maka hutan mangrove ini selain mampi meredam gelombang besar seperti tsunami, hutan mangrove juga dapat menyerap karbondioksida 5x lebih banyak daripada hutan tropis di dataran tinggi. Selain itu, juga sebagai tempat habitat dan naunan bagi beberapa jenis satwa liar.

Lokasi dan Akses ke Angke Kapuk

Monyet ekor panjang menikmati makanan di kantong plastik di hutan Taman Marga Satwa Muara Angke, Jakarta,Sabtu (19/1). Kawasan lahan basah yang masih tersisa dengan potensi alam yang cukup tinggi adalah Kawasan Hutan Angke Kapuk. (Merdeka.com/Imam Buhori)

Taman alam mangrove Angke Kapuk merupakan surge hijau seluas 99,82 Ha terletak di Jalan Garden House, Kelurahan Kamal Muara yang bersebelahan dengan kawasan elit Pantai Indah Kapuk (PIK) di Jakarta Utara.

Lokasi tersebut membuat kamu sangat mudah untuk mengunjungi, baik melalui akses tol dalam kota maupun tol JORR atau dengan transportasi umum seperti Bis Trans Jakarta. Kawasan ini cukup strategis, tak heran kalau kawasan taman wisata alam mangrove ini selalu ramai dengan pengunjung, baik di hari libur ataupun hari biasa.

Kalau kamu ingin menggunakan kendaraan pribadi, ada beberapa rute yang dapat ditempuh. Apabila kamu dari arah tol Bandara Soekarno-Hatta, maka keluarlah melalui pintu tol Muara Kapuk. Kamu juga bisa menuju wisata alam ini melalui tol JORR Lingkar Barat, kemudian keluar tol langsung.

Kalau kamu berasal dari tol Pluit, maka keluar lah ke tol melalui pintu Muara Karang. Setelah keluar dari tol, kamu langsung saja menuju ke kawasan Pantai Indah Kapuk. Kemudian menuju ke arah Sekolah Tzu Chi dan setelah itu menuju kawasan Taman Wisata Alam Angke Kapuk.

Spot Menarik di Taman Wisata Alam Mangrove Angke Kapuk

Seorang anak memantau aktivitas burung pada kegiatan Asian Waterbird Census 2019 di Hutan Lindung Angke Kapuk Jakarta, Sabtu (19/1). Kegiatan yang diinisiasi Yayasan KEHATI ini bertujuan memperkenalkan keanekaragaman hayati. (Liputan6.com/Fery Pradolo)

Bukan tanpa alasan para pengunjung ingin ke taman wisata alam mangrove Angke Kapuk ini. Tempat wisata ini selalu ramai dengan wisatawan domestik maupun mancanegara.

Hal ini dikarenakan ada banyak spot menarik dan fasilitas yang lengkap. Kondisi inilah yang membuat para wisatawan ini suka berkunjung ke sini. Mulai dari pintu masuk taman wisata alam mangrove, kamu sudah disuguhkan pemandangan hutan mangrove yang asri.

Ada berbagai kegiatan yang bisa dilakukan. Mulai dari melakukan perjalanan melewati jembatan bambu, hingga berkeliling dan menikmati pemandangan asri dan sejuk berupa hamparan pohon-pohon bakau sambil melihat berbagai satwa seperti monyet, kepiting, ikan, biawak, dan berbagai jenis ikan.

Selain berjalan kaki, kamu juga bisa berkeliling hutan mangrove menggunakan perahu, perahu dayung, atau kano. Perjalanan melalui air dapat menjadikan momen berlibur lebih menyenangkan dan menjadi lebih dekat dengan hutan mangrove.

Kamu juga dapat  melakukan kegiatan konservasi dengan melakukan penanaman pohon bakau. Kegiatan penanaman ini dapat dilakukan secara individu ataupun kelompok.  Kegiatan outbond juga bisa dilakukan di taman wisata ini. Tersedia pula area taman bermain anak sehingga anak-anak tidak akan bosan untuk bermain.

Taman wisata alam mangrove ini juga terkenal dengan spot fotonya yang menarik. Spot foto yang paling banyak digunakan wisatawan untuk berfoto adalah jembatan gantung dan pengamatan burung.

Fasilitas Lengkap di Taman Wisata Alam Mangrove

Sedangkan fasilitas di taman wisata alam mangrove Angke Kapuk juga cukup lengkap, sehingga membuat orang yang berkunjung ke sini akan sangat terbantu dan nyaman berada di taman wisata alam mangrove ini.

Ada masjid yang dibuat dengan model panggung dan berada di atas air. Kawasan wisata ini juga memiliki kantin yang bagus dengan berbagai jenis sajian makanan. Ada juga kandang satwa dan menara pengamat burung untuk melihat beragam satwa yang ada di area sekitar kawasan wisata.

Selain itu, ada juga tempat penitipan barang yang bisa sangat membantu. Terdapat juga aula untuk mengadakan acara dan camping area sebagai tempat menginap wisatawan.