Taman Zakat bawakan kopi dengarkan petani di Hari Krida Pertanian

Lembaga Amil Zakat (LAZ) Taman Zakat membawakan kopi dan teh serta mendengar keluh kesah petani di Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur, dalam rangka memperingati Hari Krida Pertanian 2022.

Manajer Program Taman Zakat Ninda Rolena menyampaikan bahwa keluh kesah petani di Kecamatan Wonoayu, Sidoarjo, ini menjadi hal penting untuk membuat program yang dibutuhkan para petani.

“Kami merasa hari ini tepat, karena ada momentum Hari Krida Pertanian. Ini sebagai pengingat untuk bisa terus memberdayakan dan membantu para petani, juga para buruh tani agar lebih sejahtera,” ujarnya, dalam siaran pers yang diterima di Surabaya, Rabu.

Ia menjelaskan kegiatan yang dilakukan Taman Zakat cukup simpel, yakni mendatangi para petani di sawah, lalu membawakan minuman, seperti kopi dan teh, makanan ringan, nasi sembari mendengar keluh kesahnya.

“Dari hal kecil ini banyak keluhan yang kami dapat, seperti langkanya pupuk, harga jual rendah, biaya produksi tinggi karena minimnya teknologi dan hama yang sampai saat ini belum ada solusinya. Jika terserang, habislah hasil taninya,” ucap dia.

Belum lagi, kata Ninda, para pemilik lahan saat ini semakin sulit mencari buruh tani, sebab pada umumnya masyarakat lebih memilih bekerja di buruh pabrik daripada menjadi buruh tani.

Tak hanya itu, para pemilik lahan selalu digoda dengan iming-iming para pengusaha properti agar menjual lahannya untuk dijadikan perumahan.

Ia berharap aksi tersebut bisa menyerap informasi sebanyak-banyaknya dari petani, yang menurutnya, sangat penting karena terkait dengan ketahanan pangan bangsa ini.

Di sisi lain, Taman Zakat saat ini sedang menyiapkan Program Desa Pelopor yang targetnya mampu memberdayakan para petani dan pertanian di desa setempat.

“Kami sudah berkoordinasi dengan para ahli dan peneliti di bidang pertanian dan teknologi pertanian. Setelah itu, kami akan menerjunkan para relawan yang sudah dilatih. Mereka akan mengamati proses menanam sejak awal,” katanya.

Para relawan, lanjut dia, juga akan mendampingi para petani agar mendapatkan hasil produksi yang lebih baik kualitasnya dan murah biaya operasionalnya.

”Mohon doa dan dukungannya, agar petani kita lebih sejahtera ke depan,” tutur Ninda, menambahkan.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel