Tambak Udangnya Sering Dirampok, Pengusaha di Banten Ngadu ke Polisi

Syahrul Ansyari, Ahmad Farhan Faris
·Bacaan 1 menit

VIVA - Nasib apes dialami oleh seorang pengusaha tambak di wilayah Cikeusik, Pandeglang, Banten, Jun Koo Soo. Sebab, tambak udang miliknya kerap kali dirampok dan diracun oleh orang tidak bertanggung jawab.

Jun telah melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Cikeusik. Untuk itu, ia meminta polisi segera menangkap pelakunya.

“Saya minta polisi menindaklanjuti informasi ini dengan mengusut tuntas, sehingga saya tenang dalam mengelola usaha ini,” kata pelapor Jun melalui keterangannya pada Sabtu, 6 Februari 2021.

Baca juga: Minimarket di Bekasi Dirampok, Pelaku Bawa Kabur Rp46 Juta

Jun mengaku sudah melaporkan sejak 31 Januari 2021 sebagaimana tercatat dalam Surat Tanda Penerimaan Laporan Nomor: STPL/02/1/2021/Banten/Res.Pdg/ Sek Cikeusik. Tapi, belum ada tindak lanjut lagi dari pelaporannya tersebut.

Menurut dia, dugaan tindak pidana pencurian terjadi di tambak udang miliknya Dong Gu Terbit Indonesia, Kampung Cibutun, Desa Tanjungan, Pandeglang, oleh orang tak dikenal dan masih dalam penyelidikan.

Ia mengatakan pelaku saat beraksi terekam kamera CCTV, dan diduga ada keterlibatan orang dalam. Bahkan, anggota Polsek sudah melihat sendiri dan kolam tambak juga diracuni sehingga hampir 4 kwintal udang ditemukan mati.

“Modus operandinya pelaku merusak pagar belakang tambak udang, kemudian masuk dan menjala udang paname yang berumur 63 hari yang berada dalam tambak Blok C3 sebanyak 150 kg,” ujarnya.

Maka dari itu, Jun berharap polisi segera melakukan tindakan tegas supaya kasus perampokan dan peracunan di tambak udang tidak lagi terjadi.

“Jangan sampai kejadian perampokan termasuk tambak-tambak lain terjadi lagi,” kata dia.