Tamsil Linrung: Kongkalikong APBN Bisa Jadi Ada  

TEMPO.CO, Jakarta--Wakil Ketua Badan Anggaran, Tamsil Linrung mengatakan potensi kongkalikong dalam penyusunan APBN di parlemen bisa saja terjadi. Namun peluang ini sangat kecil karena butuh jaringan dan kekuatan yang sangat besar. "Kecenderungan itu (kongkalikong) sulit tapi bisa saja kalau punya pengawalan yang ekstra dan sangat luar biasa," kata Tamsil saat ditemui di Warung Daun Cikini, Jakarta. Pusat, Selasa, 13 November 2012.

Pengawalan dan kekuatan ekstra yang dimaksud Tamsil merujuk pada kemampuan seorang anggota Dewan untuk meyakinkan sejumlah pihak agar proyek tertentu masuk dalam APBN. Selain mengawal di parlemen, dia juga harus punya kekuatan di kementerian terkait agar program tertentu bisa lolos.

Menurut Tamsil, meski peluang kongkalikong itu ada, namun sangat kecil bisa terjadi di Badan Anggaran. Alasannya, setiap pembahasan anggaran dibahas secara terbuka dan transparan.

Penetapan anggaran pun, kata Tamsil, dibahas seluruh anggota Banggar sesuai mekanisme. Setiap keputusan tak bisa diambil oleh kelompok tertentu saja, melainkan dengan kesepakatan dua lembaga, yaitu pemerintah melalui Kementerian Keuangan dan DPR melalui Badan Anggaran. Karena itu, jika benar terjadi kongkalikong, berarti terjadi di dua pihak, pemerintah dan DPR.

Tamsil meminta jika Menteri Sekretaris Kabinet Dipo Alam tahu tentang adanya aktor yang memainkan anggaran di Dewan agar segera menyampaikan secara terbuka siapa namanya. Termasuk jika anggota yang dimaksud Dipo adalah seorang ketua fraksi. "Langsung sampaikan siapa ketua fraksi yang dimaksud. Itu tentu lebih bagus."

Politikus Partai Keadilan Sejahtera ini menyatakan, sebagai menteri, Dipo tentu saja tak sembarangan bicara. Pernyataan yang disampaikan mengenai keterlibatan ketua salah satu fraksi pasti didasarkan data yang akurat. "Semua bisa terjadi. Intinya kami minta Pak Dipo sampaikan secara terbuka supaya tidak saling menuduh."

Tamsil menyatakan, saat ini Badan Anggaran terus melakukan pembenahan dalam mengelola mekanisme penganggaran. Mereka berharap sistem penganggaran di DPR lebih efektif dan transparan. "Kami terus mengambil langkah agar anggaran ke depannya lebih tertib dan lebih berkualitas."

IRA GUSLINA SUFA

Baca juga:

Lika-liku Upeti DPR

Kata Ibas Soal DPR Pemeras BUMN

Hidayat Tantang Dipo Sebut Nama 3x24 Jam

Hidayat PKS Minta Dipo Sebut Nama Ketua Fraksi

Serangan Dipo Alam ke DPR

Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.