Tanah Abang macet tanda ekonomi bergeliat

·Bacaan 1 menit

Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria mengemukakan, kawasan Tanah Abang di Jakarta Pusat macet merupakan pertanda ekonomi kembali bergeliat setelah terdampak pandemi COVID-19.

"Kalau misal ada macet kembali, mungkin ini seiring dengan semakin meningkatnya pergerakan ekonomi, jadi satu sisi kita syukuri," kata Riza Patria di Balai Kota Jakarta, Senin.

Pihaknya minta pengelola Pasar Tanah Abang untuk meningkatkan penerapan protokol kesehatan (prokes).

Riza menambahkan pihaknya akan melakukan perbaikan di kawasan Tanah Abang termasuk kawasan pasar yang menjadi salah satu sentra pasar terbesar di Tanah Air.

Politisi Gerindra itu menjawab kritikan terhadap kawasan Tanah Abang yang macet disampaikan Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto di Banjir Kanal Timur (BKT) Jakarta Timur, Minggu (9/1).

Riza mengatakan, pihaknya menghormati masukan dan kritikan salah satu petinggi PDI Perjuangan itu. "Masukan dan kritiknya akan kami pelajari dan akan kami tindaklanjuti," katanya.

Sebelumnya, Sekjen PDI-Perjuangan Hasto Kristiyanto mengkritik kawasan Tanah Abang yang disebut macet, saat hadir dalam peringatan HUT PDI Perjuangan ke-49 di Banjir Kanal Timur, Jakarta Timur, Minggu (9/1).
Baca juga: Kapasitas tempat tidur pasien COVID-19 di DKI jadi sembilan persen
Baca juga: 10 pasien Omicron di DKI sudah sembuh

Baca juga: Geliat transaksi dagang di Pasar Tanah Abang sudah meningkat

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel