Tanah Kuburan di Pariaman Meninggi, Ini Penjelasan Ahli Geologi

Dedy Priatmojo, Andri Mardiansyah (Padang)
·Bacaan 2 menit

VIVA – Ahli Geologi Sumatera Barat Nuzuwir menilai fenomena meningginya tanah perkuburan secara tiba-tiba di area pemakaman milik kaum suku Panyalai di Korong atau Kampung Sungai Asam, Nagari Sungai Asam, Kabupaten Padang Pariaman, Sumatera Barat, bisa disebabkan karena faktor kandungan gas yang ada di lokasi tersebut.

"Kalau secara ilmu geologi dibaca, bisa saja ada kandungan gas atau tekanan gas yang lepas dari dalam bumi melalui kuburan tersebut. Atau yang dikenal dengan istilah Mud Volcano kalau di pulau Jawa. Di Jawa, fenomena ini diikuti dengan keluarnya sejumlah volume lumpur kental yang membentuk onggokan bukit atau gunung," kata Nuzuwir, Jumat, 26 Maret 2021.

Menurut Nuzuwir, fenomena Mud Volcano didefinisi sebagai endapan lumpur yang memiliki densiti lebih ringan dari batuan sekitarnya. Mobilitasnya tinggi bahkan naik ke permukaan melalui bidang lemah sebagai konduit baik berupa sesar rekahan-rekahan dan membentuk kerucut seperti gunung api.

Mud Volcano, juga kerap terjadi lantaran adanya perubahan kadar air did alam tanah pada saat kondisi jenuh air.

Terkait apakah di Kabupaten Padang Pariaman atau tepatnya di lokasi kejadian tanah Kuburan itu meninggi ada potensi kandungan Gas, Pensiunan Kabid Geologi ESDM Sumatera Barat ini menyebutkan selama ini belum terdeteksi. Namun biasanya kalau di pulau Jawa fenomena ini berkaitan erat dengan potensi Migas.

"Belum terdeteksi. Nah, untuk memastikan apakah fenomena ini adalah fenomena Mud Volcavo atau fenomena lain yang bisa dijelaskan secara ilmiah dengan keilmuan geologi, tentu harus ada penelitian lebih lanjut di lokasi itu. Harus ada tim yang turun untuk melakukan penelitian ini. Jadi, bisa kita simpulkan dengan jelas penyebab tanah kuburan itu meninggi," ujar Nuzuwir.

Sebelumnya, sebuah kuburan yang berada di area pandam perkuburan milik kaum suku Panyalai di Korong atau Kampung Sungai Asam, Nagari Sungai Asam, Kecamatan 2x11 Enam Lingkung, Kabupaten Padang Pariaman, Sumatera Barat seketika mendadak viral. Ada Fenomena tak lazim yang terjadinya di salah satu kuburan yang ada dikawasan itu. Tanah kuburan itu, tiba-tiba meninggi dengan sendirinya dan mencuri perhatian warga.

Menurut Wali Korong Sungai Asam Anwar, setelah diamati, tidak ada tanda-tanda bahwa kuburan itu sengaja dibuat tinggi. Batu nisan pun tampak tak ada kerusakan sama sekali. Bahkan ikut naik.

Belum diketahui persis kapan fenomena kuburan ini meninggi. Yang jelas, saat ini kondisi tanah kuburan itu terus naik dan sudah mencapai satu setengah meter dengan lebar dan panjang sekitar tiga hingga tiga setengah meter.

"Tidak ada tanda-tanda bahwa kuburan itu memang sengaja dibuat tinggi. Batu nisan juga tidak rusak sama sekali. Ikut naik. Tanah yang naik hanya kuburan di situ. Kuburan yang bersebelahan, normal seperti biasa," kata Anwar.

Lebih lanjut Anwar, fenomena ini sontak membuat kaget warga sekitar. Meski demikian, pihak pemerintah kampung sudah memasang tali sebagai pagar pembatas sementara di sekitar area kuburan untuk menghindari terjadinya pengrusakan.