Tanah longsor di Myanmar Tenggara tewaskan sedikitnya 34 orang

Yangon, Myanmar (AP) - Tanah longsor mengubur lebih dari dua lusin rumah di satu desa di Myanmar Tenggara, dan menewaskan sedikitnya 34 orang, kata seorang pejabat pada Sabtu.

Petugas pertolongan menggunakan mobil keruk dan buldozer untuk membersihkan lumpur dan reruntuhan dari desa tersebut di Kota Praja Paung. Surat kabar Global New Light of Myanmar melaporkan bahwa sebagian warga masih belum ditemukan.

Zaw Zaw Htoo, anggota Parlemen dari Paung yang tiba di lokasi pada Sabtu pagi, mengatakan jumlah korban jiwa mencapai 34. Ia mengatakan ia melihat tim pertolongan menemukan 12 mayat pada Sabtu, setelah 22 mayat ditemukan pada Jumat. Ia mengatakan operasi pencarian masih berlangsung.

Pejabat senior di Negara Bagian Mon, Aye Zan, mengunjungi lokasi dan warga desa yang diungsikan ke satu kamp penampungan guna menyelamatkan diri dari banjir setelah hujan lebat.

Kantor PBB Urusan Koordinasi Kemanusiaan mengatakan banji musim hujan telah membuat lebih dari 7.000 orang mengungsi pekan ini di New Bagian Mon. Selain tanah longsor di Paung, beberapa rumah dan satu sekolah di kota praja lain hanyut diterjang air, sementara jalan terhalang dan desa tenggelam.

Hampir 12.000 orang telah kehilangan tempat tinggal di Myanmat pada pekan ini saja, sehingga seluruh jumlah orang di berbagai pusat pengungsian menjadi lebih dari 38.000, kata PBB.