Tanaman di laboratorium luar angkasa China tumbuh dengan baik

Benih dua jenis tanaman di modul laboratorium Wentian milik China sudah mulai tumbuh dan saat ini dalam kondisi baik, menurut konferensi pers tentang kemajuan eksperimen pembudidayaan tanaman di stasiun luar angkasa China pada Senin (29/8).

Sampel benih dari dua jenis tanaman, yaitu Arabidopsis dan padi, ditanam di kabinet eksperimen ekologi kehidupan di modul laboratorium itu, yang diluncurkan ke luar angkasa pada Juli lalu.

Eksperimen pertumbuhan di luar angkasa tersebut diluncurkan pada 29 Juli dengan instruksi darat (ground instruction).

Benih Arabidopsis telah memiliki beberapa helai daun, sementara benih padi telah tumbuh hingga mencapai ketinggian sekitar 30 sentimeter.

Nantinya, eksperimen siklus kehidupan kedua tanaman itu akan dilakukan guna mendapatkan benih luar angkasa, menurut konferensi pers tersebut.

China berhasil memperoleh benih luar angkasa Arabidopsis melalui eksperimen siklus kehidupan tanaman sebelumnya di luar angkasa, ujar Zheng Huiqiong, peneliti dari Pusat Keunggulan dalam Ilmu Tanaman Molekuler di bawah naungan Akademi Ilmu Pengetahuan China.

Zheng menambahkan bahwa eksperimen terhadap siklus kehidupan padi di modul laboratorium Wentian diharapkan akan berhasil dan memberikan pedoman teoretis untuk produksi biji-bijian di luar angkasa.

Pertumbuhan tanaman di luar angkasa menghadapi sejumlah masalah seperti waktu berbunga yang tertunda, daya berkecambah yang rendah, serta kualitas benih yang menurun, dan hanya beberapa tanaman seperti rapeseed, gandum, dan kacang polong yang telah menyelesaikan eksperimen di luar angkasa untuk mendapatkan benih, kata Zheng.