Tanda-tanda COVID-19 Bisa Dilihat dari Kuku dan Daun Telinga

Lutfi Dwi Puji Astuti
·Bacaan 2 menit

VIVA – Selain memiliki gejala demam, sesak napas hingga hasil tes PCR menunjukkan positif, ada lagi tanda-tanda yang bisa menunjukkan seseorang menderita COVID-19.

Dengan timbulnya virus corona baru, banyak orang diketahui mengalami komplikasi medis dan masalah kesehatan yang tak terhitung banyaknya yang juga mempengaruhi kesehatan mental mereka.

Mulai dari mengalami gejala ringan hingga berat, banyak yang bahkan mengeluhkan efek jangka panjang bagi kesehatan mereka. Meski begitu, seseorang harus tetap waspada terhadap semua tanda yang mengindikasikan COVID-19.

Belakangan ini, diyakini bahwa COVID-19 juga dapat terlihat melalui kuku dan daun telinga Anda. Meskipun mengejutkan, ini mungkin karena hubungan antara virus mematikan dan kadar oksigen dalam darah Anda.

Sebagai informasi, berikut tanda-tanda COVID-19 yang perlu diwaspadai selain demam, batuk, hilang rasa dan penciuman hingga sesak napas seperti dikutip laman Times of India.

COVID-19 dan kadar oksigen darah

Seperti diketahui, novel coronavirus berpotensi menyebabkan kadar oksigen darah Anda berfluktuasi pada tingkat yang mengganggu. COVID-19 masuk ke tubuh melalui sistem pernapasan, menyebabkan cedera langsung ke paru-paru seseorang melalui peradangan. Ini dapat memengaruhi efisiensi transfer oksigen ke aliran darah. Meskipun demikian, gangguan oksigen dapat terjadi pada berbagai tingkat COVID-19, dan tidak hanya untuk pasien sakit kritis yang menggunakan ventilator.

Namun, bukan berarti setiap pasien COVID mengalami kadar oksigen yang rendah. Beberapa hanya mengembangkan gejala umum COVID. Konon, dengan bantuan oksimeter denyut, seseorang dapat menentukan tingkat oksigen dalam tubuh seseorang.

Kuku dan daun telinga tunjukkan tanda COVID-19

Kuku dan daun telinga dapat memberikan wawasan tentang kadar oksigen darah Anda, yang juga dapat menunjukkan apakah Anda menderita COVID-19 atau tidak.

Menurut aplikasi Studi Gejala, Anda dapat memeriksa kadar oksigen menggunakan oksimeter denyut yang merupakan proses mudah yang menyinari daun telinga atau kuku Anda, menentukan kisaran kadar oksigen dalam tubuh Anda. Namun, penting bagi Anda untuk menghilangkan semua cat kuku, kotoran atau kuku palsu saat menggunakan oksimeter, karena dapat mengganggu prosesnya.

Tanda-tanda Umum

Sejak berita tentang virus corona baru merebak di dunia, orang-orang mengalami gejala yang berbeda dan bervariasi. Meskipun daftarnya terus bertambah dan bertambah, beberapa gejala yang paling umum tetap sama. Berikut ini adalah beberapa gejala COVID-19 yang paling klasik.

Demam, batuk kering, sakit tenggorokan, hidung berair dan tersumbat, nyeri dada dan sesak napas, kelelahan, infeksi saluran cerna, hilangnya indera penciuman dan perasa begitulah ciri umum yang biasa dialami penderita COVID-19.

Langkah-langkah yang harus dilakukan

Seperti yang disarankan oleh Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit, jika terdeteksi adanya gejala yang mengindikasikan COVID-19, akan lebih baik segera periksakan diri ke dokter. Selain itu, tindakan pencegahan perlu terus dilakukan.

Meningat jumlah kasus COVID-19 masih tinggi, patuhi selalu protokol kesehatan dan lakukan selalu 3M: Memakai Masker, Menjaga Jarak dan Jauhi Kerumunan serta Mencuci Tangan Pakai Sabun.

#satgascovid19
#pakaimasker
#jagajarak
#ingatpesanibu
#cucitanganpakaisabun