Tanda-Tanda Haid akan Datang yang Perlu Diketahui

·Bacaan 2 menit

Fimela.com, Jakarta Haid atau datang bulan merupakan siklus yang dialami oleh seorang perempuan setiap bulannya. Tetapi sering kali siklus haid tidak diketahui datangnya. Pada dasarnya siklus haid akan muncul setiap 28 hari. Lalu haid akan berlangsung selama 4 hingga 6 hari.

Biasanya haid terjadi dalam beberapa fase, yaitu fase menstruasi, fase folikular, fase ovulasi dan fase luteal. Pada saat fase menstruasi, lapisan dinding dalam rahim akan luruh dan keluar melalui vagina. Fase ini terjadi pada hari pertama siklus haid. Fase ini juga bisa menyebabkan nyeri-nyeri pada tubuh perempuan.

Lalu fase folikular terjadi pada saat hari ke 10 dari 28 hari menjelang siklus haid. Sedangkan fase ovulasi biasanya untuk menandai waktu subur seorang perempuan. Dan fase luteal adalah fase pramenstruasi atau fase sebelum haid muncul.

Berikut tanda-tanda haid yang akan datang, yang perlu diketahui agar tidak panik, dilansir dari berbagai sumber:

Muncul Jerawat

ilustrasi tanda-tanda haid muncul/pixabay
ilustrasi tanda-tanda haid muncul/pixabay

Tanda-tanda paling awal muncul, pada saat haid akan datang adalah timbulnya jerawat di kulit wajah. Biasanya jerawat akan muncul di area dagu, rahang atau jidat. Bahkan di beberapa kasus, ada yang muncul jerawat dibagian punggung dan bagian tubuh lainnya.

Munculnya jerawat pada saat haid akan datang, disebabkan karena adanya perubahan hormon yang merangsang produksi minyak, lalu menyumbat pori-pori di wajah dan menyebabkan jerawat.

Tetapi tidak perlu khawatir, karena jerawat yang muncul pada saat haid akan datang, akan hilang setelah siklus haid berakhir.

Kram Perut

ilustrasi tanda-tanda haid/pixabay
ilustrasi tanda-tanda haid/pixabay

Tanda-tanda umum yang biasanya terjadi saat haid akan datang, yaitu terjadinya kram perut. Kram perut biasanya terjadi selama 2 hingga 3 hari sebelum haid datang. Kram perut terjadi pada perut bagian bawah. Kram ini juga bisa mengakibatkan nyeri pada bagian punggung dan paha bagian atas.

Kram perut terjadi karena adanya kontraksi dalam rahim, pada saat proses peluruhan rahim. Kontraksi ini dipicu karena adanya hormon prostaglandin, yang meningkat pada saat datang bulan.

Kontraksi ini bisa menghambat oksigen masuk ke dalam rahim. Sehingga kadar oksigen di dalam rahim akan rendah, dan menyebabkan rasa sakit dan kram perut. Kondisi ini bisa sangat menyakitkan dan bisa menimbulkan penyakit yang serius, seperti penyempitan leher rahim dan infeksi pada rahim.

Payudara Nyeri

ilustrasi tanda-tanda haid/pixabay
ilustrasi tanda-tanda haid/pixabay

Pada saat menjelang haid, biasanya ditandai dengan munculnya rasa nyeri pada bagian payudara. Payudara akan terasa lebih membesar dan terasa seperti bengkak, dan jika disentuh akan sangat sakit.

Hal ini disebabkan karena kadar hormon esterogen pada saat haid meningkat. Produksi hormon prolaktin juga mengalami peningkatan pada saat haid. Perubahan hormon ini bisa mempengaruhi produksi air susu pada payudara, dan biasanya terjadi pada saat hari pertama haid.

Perubahan Suasana Hati

ilsutasi tanda-tanda haid/pixabay
ilsutasi tanda-tanda haid/pixabay

Perempuan yang sedang mengalami pra menstruasi, atau saat haid akan datang, ia akan mengalami perubahan suasana hati yang sangat drastis.

Perubahan suasana hati ini, disebabkan karena adanya perubahan hormon estrogen dan progesteron yang meningkat, yang bisa membuat perasaan perempuan menjadi lebih sensitif, mudah tersinggung, cemas dan menangis.