Tanda-Tanda Linguistik dalam Hubungan Cinta akan Berakhir

·Bacaan 2 menit

Fimela.com, Jakarta Sebuah penelitian menyatakan. babak akhir sebuah hubungan cinta dapat diprediksi dari segi linguistiknya. Linguistik atau ilmu bahasa adalah ilmu yang mempelajari tentang bahasa. Bergantung pada sudut pandang dan pendekatan seorang peneliti, linguistik sering kali digolongkan ke dalam ilmu kognitif, psikologi, dan antropologi. Jika ada bahasa kasih, bahasa juga bisa mewakilkan perasaan untuk menyudahi hubungan cinta.

Dilansir dari theguardian.com, berikut adalah tanda linguistik yang menggambar sebuah hubungan cinta akan segera berakhir.

Marah jika omongan disela

Semua orang akan marah, jika omongan mereka disela. Namun, beberapa orang akan memperbesar masalah ini atau bahkan menjauhi orang yang menyela mereka.

Penggunaan huruf besar saat chatting

Hal ini sering dilakukan saat seorang sedang panik atau marah. Huruf capslock biasanya digunakan untuk mempertegas sesuatu. Penggunaan tanda seru berlebihan juga bisa mengisyaratkan pasangan anda marah atau tidak sabar.

Lebih sering mengabaikan pesan singkat yang masuk

Pasangan dengan kecenderungan sibuk atau mengabaikan chat, biasanya memiliki kesibukan serius. Namun hati-hati ini bisa menjadi tanda bahwa pasangan kamu lebih suka menghabiskan waktu sendiri atau tidak ingin diganggu.

Permainan kata

Mereka lebih sering menggunakan kata-kata seperti "akan", "harus", "karena" dan "hasil". Hal ini terjadi karena mereka mencoba untuk menyelesaikan beberapa proses yang tidak mereka pahami. Mereka juga lebih sering menggunakan kata "sangat" dan "sangat", dan cenderung menggunakan kata negatif seperti "tidak" dan "tidak pernah".

Menggunakan kata ganti orang yang berbeda

Saat pasangan sudah tidak memiliki rasa satu sama lain, mereka cenderung mengganti kata “kita” dengan “aku”. Mereka juga lebih sering mengungkapkan pendapat personal dan apa yang baik untuk diri mereka sendiri dibanding demi kepentingan hubungan cinta ini.

Aku Ingin Bicara

Putus dengan pasangan memang menyakitkan, ini tandanya mengapa kamu harus menyudahinya. (Foto: Unsplash/  Rémi Walle)
Putus dengan pasangan memang menyakitkan, ini tandanya mengapa kamu harus menyudahinya. (Foto: Unsplash/ Rémi Walle)

Mengawali pembicaraan dengan “aku ingin berbicara” biasanya menjadi tanda paling jelas saat pasangan ingin memutuskan hubungan cinta. Seseorang yang sudah memendam perasaan, akan mengucapkan kalimat ini sebelum mengungkapkan suatu yang serius. Kalimat ini juga bisa digunakan untuk menyampaikan kode perpisahan.

Penulis: Adonia Bernike Anaya (Nia)