Tangerang PPKM Level 1, Begini Aturan Prokes Masuk GIIAS 2021

·Bacaan 1 menit

Liputan6.com, Jakarta Pameran otomotif terbesar di Indonesia, Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2021, kembali digelar pada 11-21 November di ICE BSD City, Tangerang Banten. Perhelatan GIIAS kali ini akan menjalankan protokol kesehatan (Prokes) secara ketat sesuai arahan pemerintah.

Ketua Umum Gaikindo, Yohannes Nangoi, menyampaikan bahwa turunnya status PPKM Kabupaten Tangerang ke level 1 adalah hal yang patut disyukuri. Meski begitu, disiplin protokol kesehatan secara ketat tetap dilakukan dalam penyelenggaraan GIIAS 2021.

"Kami bersyukur bahwa Kabupaten Tangerang sebagai area tempat berlangsungnya GIIAS 2021 telah mencapai status PPKM level 1, namun perlu kami tegaskan bahwa pemberlakuan protokol kesehatan akan tetap berlaku sepanjang penyelenggaraan GIIAS," ungkapnya, Kamis (11/11).

Yohannes menyampaikan, seluruh pihak yang hadir dalam GIIAS 2021 diharuskan menaati aturan prokes. Antara lain dalam kondisi sehat dan sudah mengikuti vaksinasi Covid-19 secara lengkap yang terdaftar diaplikasi PeduliLindungi.

"Selain itu, pengunjung diharuskan selalu menggunakan masker medis, secara berkala mencuci tangan, dan selalu menjaga jarak," imbuhnya.

* Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

Wajib Jaga Prokes

GIIAS 2021. (Dok. Seven Event)
GIIAS 2021. (Dok. Seven Event)

Hal senada diungkapkan Ketua III sekaligus Ketua Penyelenggara Pameran Gaikindo, Rizwan Alamsjah. Dia mengingatkan bahwa untuk berkunjung ke GIIAS 2021, harus selalu menjaga prokes.

"Gaikindo akan terus mengingatkan pentingnya untuk selalu menjaga protokol kesehatan selama berkunjung ke GIIAS 2021, harapannya agar kondisi aman dan nyaman tetap tercipta sepanjang penyelenggaraan GIIAS," tegas Rizwan.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel