Tanggapan BEI Terkait Kabar Blibli Bakal Lepas Saham ke Publik

·Bacaan 2 menit

Liputan6.com, Jakarta - Manajemen Bursa Efek Indonesia (BEI) menyatakan belum menerima informasi terkait rencana penawaran saham perdana atau initial public offering (IPO) PT Global Digital Niaga atau Blibli.

"Terkait dengan rencana IPO Blibli, kami belum menerima informasi secara langsung dari perseroan," ujar Direktur Penilaian Perusahaan BEI I Gede Nyoman Yetna, kepada wartawan ditulis Sabtu (28/8/2021).

Ia menuturkan, pihaknya menyambut baik rencana IPO tersebut. Pihaknya juga siap berdiskusi dengan manajemen. "Tentunya kami menyambut baik rencana IPO tersebut dan siap berdiskusi dengan para owner, founder, dan jajaran manajemen perseroan," ujar dia.

Sebelumnya,PT Global Digital Niaga atau Blibli dikabarkan sedang memilih konsultan atau penasihat untuk rencana penawaran umum perdana atau initial public offering (IPO) di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada 2022.Hal itu berdasarkan sumber yang mengetahui hal tersebut, yang dilaporkan Bloomberg, seperti dikutip dari techinasia, Kamis, 26 Agustus 2021.

PT Global Digital Niaga atau Blibli bekerja sama dengan Credit Suisse Group AG dan Morgan Stanley untuk menjajaki penjualan saham untuk pertama kali. Bank lain berpotensi akan ditambah dalam daftar tersebut.Akan tetapi, pembahasan masih dalam tahap awal, dan ukuran IPO bergantung pada bisnis Blibli mana yang dimasukkan

.Saat dikonfirmasi mengenai rencana IPO tersebut, VP Public Relations Blibli Yolanda Nainggolan menuturkan, pihaknya tidak dapat mengomentari rumor dan spekulasi yang beredar.

Namun, sebagai e-commerce Indonesia yang telah beroperasi selama 10 tahun, Blibli diperkuat dengan ekosistem teknologi dan bisnis menyeluruh yang mencakup B2C, B2B, B2BC dan B2G terus fokus mengembangkan bisnis.

* Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

Beroperasi dengan Model Pendanaan yang Ada

Pengunjung melintas di papan elektronik yang menampilkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Jakarta, Rabu (15/4/2020). Pergerakan IHSG berakhir turun tajam 1,71% atau 80,59 poin ke level 4.625,9 pada perdagangan hari ini. (Liputan6.com/Johan Tallo)
Pengunjung melintas di papan elektronik yang menampilkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Jakarta, Rabu (15/4/2020). Pergerakan IHSG berakhir turun tajam 1,71% atau 80,59 poin ke level 4.625,9 pada perdagangan hari ini. (Liputan6.com/Johan Tallo)

Selain itu, memberikan solusi nyata guna membangun kepercayaan dengan memberikan pengalaman ritel terbaik kepada pelanggan, memberdayakan mitra bisnis dan menciptakan inovasi solusi nyata untuk pemangku kepentingan lewat strategi omnichannel yang terintegrasi dan menyeluruh.

"Tentunya Blibli sangat terbuka dengan opsi terbaik yang dapat mempercepat pengembangan ekosistem dalam memberikan solusi inovasi kepada pelanggan kami,” ujar dia.

Ia menambahkan, bagi Blibli yang terpenting adalah proses yang berkelanjutan agar tidak hanya bertahan tapi juga terus berkembang dan memberikan dampak positif bagi pelanggan, mitra bisnis dan Indonesia. "Untuk itu, hingga kini, kami masih beroperasi dengan model pendanaan yang ada,” kata dia.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel