Tanggapan Bupati Tuban Usai Risma Mengamuk ke Kadinsos

·Bacaan 2 menit

VIVA – Menteri Sosial (Mensos) Tri Rismaharini alias Risma menemukan adanya Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) atau program sembako yang seharusnya dibagikan ke warga untuk 3 bulan malah diberikan ke warga hanya 2 bulan.

Risma pun langsung memarahi Kepala Dinas Sosial (Kadinsos) Tuban Eko Julianto Sendangharjo di Kecamatan Tuban, Jawa Timur, Sabtu, 24 Juli 2021.

Bupati Tuban Aditya Halindra Faridzky yang turut menemani Mensos Risma angkat bicara soal temuan bansos yang tidak sesuai tersebut.

"Saya kan baru dilantik pas 1 bulan. Segera saya evaluasi dan tindak lanjuti karena ini kan ditemukan oleh bu menteri dan nanti akan dievaluasi," kata Aditya.

Lalu bagaimana dengan potensi proses hukum terhadap kepala Dinsos setempat?

"Enggak usahlah. Selama kita melakukan komunikasi dengan baik. Enggak usah pakai jalur-jalur seperti itu. Kita komunikasikan dahulu tidak usah mengambil keputusan yang jauh seperti itu. Insya Allah dengan komunikasi masalah ini akan selesai," ujarnya.

Sedangkan alasan Risma marah-marah kepada yang bersangkutan lantaran uang Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) atau program sembako bansos yang dicairkan oleh dinas setempat hanya dua bulan bulan Juli dan Agustus saja. Seharusnya bantuan sembako itu diberikan 3 bulan.

Risma marah-marah itu terekam dalam video yang diunggah oleh Facebook M Sanep dikutip pada Senin, 26 Juli 2021.

Bantuan program sembako per bulannya warga mendapatkan bantuan Rp200 ribu. Dengan rincian Rp165 ribu untuk 15 kilogram beras, Rp26 ribu untuk 1 kilogram telor dan Rp9 ribu untuk tempe.

Risma pun malah menanyakan kepada Eko, sisa uang satu bulan itu ke mana. "Sekarang saya tanya, duitnya kemana yang satu bulan," tanya Risma.

"Masih di kartu bu," jawab Eko.

Mendengar penjelasan itu, Risma malah tidak terima dan tetap mempertanyakan uang sisa itu. Apalagi uang bansos disimpan di bank bisa berbunga.

"Saya tidak terima lho pak. Saya susah-susah lho pak. Sekarang aku tanya bunganya siapa yang terima? Dia enggak pegang kartu BPNT , enggak bisa begitu lho kasihan mereka," katanya.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel