Tanggapan Four Seasons Bali Soal Kabar Pasien Meninggal Pertama COVID-19 Sebagai Tamunya

Liputan6.com, Jakarta - Seorang pasien positif corona baru nomor 25 menjadi korban meninggal pertama di Indonesia. Juru bicara pemerintah untuk penanganan COVID-19, Ahmad Yurianto menyampaikan pasien sebagai warga negara asing dalam jumpa pers pada Rabu, 11 Maret 2020.

Pernyataan itu kemudian dikuatkan oleh Sekda Bali dengan mengatakan pasien meninggal merupakan warga negara Inggris yang sedang berlibur ke Bali. Ia tiba di Pulau Dewata sekitar lima hari lalu. Timbul pertanyaan, di mana ia tinggal selama ini?

Hotel Four Seasons Resort at Jimbaran Bay disebut-sebut sebagai tempat ia menginap. Menanggapi hal itu, pihak hotel mengklarifikasi kabar tersebut dengan menyatakan WN Inggris tersebut belum sempat mereservasi diri di Four Season. 

"Wanita tersebut jatuh sakit sebelum reservasi di Four Seasons dan langsung dibawa ke rumah sakit dari hotel tempat menginap sebelumnya," demikian pernyataan tertulis Four Seasons Resorts Bali yang diterima Liputan6.com di Jakarta, Kamis (12/3/2020).

Meski begitu, pihak hotel mengakui ada tamunya yang mengkarantina diri karena kontak dengan pasien positif COVID-19 yang meninggal. Pasalnya, tamu tersebut merupakan partner bepergian pasien WN Inggris itu. Ia diketahui tinggal di resor yang berlokasi di Jimbaran, Bali, tersebut pada 4--8 Maret 2020.

"Dikarenakan oleh kontak sebelumnya dengan wanita tersebut, tamu ini memeriksakan diri ke rumah sakit pada tanggal 8 Maret, dan telah ditempatkan di ruang isolasi sebagai salah satu langkah penanganan," sambung pernyataan hotel.

Tamu yang tidak disebutkan identitasnya itu saat ini tinggal di rumah sakit. Saat ini, ia sedang menunggu hasil tes COVID-19.

"Kami akan memberikan kabar sesegeramungkin ketika ada informasi tambahan," sambung Four Seasons.

 

 

Langkah Lanjutan

Hand sanitizer. (iStock)

Berkenaan dengan itu, Four Seasons mengklaim telah menginformasikan temuan tersebut kepada para tamu yang menginap dalam periode yang sama dengan tamu tersebut. Sementara, para karyawan yang pernah berinteraksi langsung dengan individu tersebut diperintahkan untuk mengkarantina diri sendiri di rumah.

"Four Seasons secara penuh bekerja sama dengan Kementrian Kesehatan Indonesia, dan para aparatur kesehatan berwenang di Bali," sambung rilis tersebut.

Four Seasons Resorts Bali menyatakan sebelum kasus tersebut diinformasikan, pihak hotel telah meningkatkan protokol kesehatan yang sebelumnya cukup ketat mengenai cara-cara pemprosesan makanan, sanitasi, pembersihan kuman dan kebersihan kamar-kamar tamu, serta area publik. Cairan sanitasi antibakteri juga telah diletakkan di area-area di seluruh resor.

"Dan masker juga disediakan bila para tamu membutuhkannya," pernyataan rilis tersebut.

Pihak hotel juga mengecek suhu badan terhadap seluruh karyawan dan mereka juga sudah disediakan dengan peralatan untuk memastikan bahwa semua kegiatan menggunakan protokol danpanduan kebersihan terbaru. "Kami secara teratur meninjau setiap informasi dan protokol terbaru dari pakar kesehatan terkemukadunia, serta otoritas pemerintah untuk memastikan efektivitas dari tanggapan kami," pungkas rilis tersebut.

Saksikan Video Pilihan Berikut Ini: