Tanggapan Moeldoko soal Baku Tembak di Rumah Irjen Ferdy Sambo

Merdeka.com - Merdeka.com - Kepala Staf Kepresidenan (KSP) Moeldoko menanggapi kasus adu tembak anggota Polri yang merupakan anak buah Kadiv Propam Polri Irjen Ferdy Sambo. Moeldoko enggan mengomentari kasus per kasus, malah ia bicara soal karakter anak muda.

"Saya tidak berbicara case itu yah, spesial case itu. Tetapi dalam sebuah penyelidikan itu faktor karakter menjadi utama. Tidak cukup dengan faktor intelektual," katanya di Jakarta, Kamis (14/7).

"Tapi bagaimana karakter anak muda harus terbangun dengan baik dan di antaranya SSP ini akan memberikan kontribusi bagaimana karena mereka nanti kita siapkan menjadi seorang pemimpin maka karakternya itu harus dimunculkan dengan baik," jelasnya.

Moeldoko enggan berkomentar lantaran tidak menangani masalah teknis. Ia menyerahkan sepenuhnya kepada Menko Polhukam Mahfud MD.

"Saya pikir penjelasan pak mahfud dan jajarannya yang lebih, saya tidak masuk ke hal teknis," ujarnya.

Sebelumnya, Tim Khusus (Timsus) bentukan Kapolri Jendral Pol Listyo Sigit Prabowo telah bergerak melakukan langkah awal pengusutan kasus dugaan pelecehan berujung baku tembak polisi dengan polisi yang menewaskan Brigadir J.

Irwasum Polri Komjen Pol Agung Budi Maryoto yang ditunjuk sebagai Ketua Tim Khusus, mengatakan bahwa pihaknya sampai saat ini telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) di rumah dinas Irjen Pol Ferdy Sambo di Perumahan Polri, Duren Tiga, Jakarta Selatan.

Selain melakukan olah TKP, Agung juga mengatakan bahwa pihaknya juga telah sedang mendalami hasil autopsi dan memeriksa saksi-saksi yang terlibat dalam peristiwa berdarah itu.

Sekedar informasi, Polres Metro Jakarta Selatan telah memeriksa empat orang saksi yang terlibat langsung di lokasi. Mereka diantaranya istri Kadiv Propam Irjen Pol Ferdy Sambo dan Bharada E.

Adapun dalam kasus baku tembak yang terjadi di rumah singgah Irjen Ferdy Sambo pada Jumat (8/7/2022) pukul 17.00 WIB. Turut melibatkan Brigadir J yang tewas akibat tembakan dari Bharada E.

Sedangkan pada baku tembak itu ditengarai adanya dugaan pelecehan yang dilakukan Brigadir J kepada istri Irjen Pol Ferdy Sambo. Untuk saat ini kasus ini pun telah ditangani Polres Metro Jakarta Selatan. [ded]

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel