Tanggapan Perhimpunan Peternak Terkait Dugaan Antibiotik dalam Ayam Broiler

·Bacaan 2 menit

Liputan6.com, Jakarta - Penelitipan World Animal Protection dan Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) mengklaim menemukan bakteri kebal antibiotik pada daging dan sekum (bagian usus) ayam broiler di sejumlah rumah potong hewan unggas dan gerai penjualan. Menurut penelitian tersebut, hal itu mengindikasikan adanya penggunaan antibiotik pada ayam di peternakan, seperti dikutip dari Antara, Selasa (20/7/2021).

Namun, Perhimpunan Insan Perunggasan Rakyat Indonesia (Pinsar) membantah penggunaan antibiotik pada ternak unggas. Pihaknya juga menyatakan telah mengikuti arahan Kementerian Pertanian (Kementan) untuk tidak menggunakan antibiotik pada hewan ternak.

Ketua DPP Pinsar, Singgih Januratmoko, dalam keterangannya mengatakan sebagian besar peternak unggas sudah tidak lagi menggunakan antibiotik.

Singgih mempertanyakan penarikan sampel penelitian yang seharusnya menyebutkan berapa persen daging yang terkontaminasi dari keseluruhan sampel. "Dengan begitu, masyarakat memiliki pemahaman yang benar," ujarnya.

Penelitian tersebut, kata Singgih, menjadikan seolah-olah semua peternak menggunakan antibiotik. Padahal, banyak peternak yang tidak menggunakan antibiotik.

Harga Jual Ayam

Peternak memberikan makan pada ayam pedaging broiler di kawasan Cipelang, Bogor, Jawa Barat, Selasa (24/7). Harga daging ayam naik mencapi angka Rp 50 ribu per kilogram. (Merdeka.com/Arie Basuki)
Peternak memberikan makan pada ayam pedaging broiler di kawasan Cipelang, Bogor, Jawa Barat, Selasa (24/7). Harga daging ayam naik mencapi angka Rp 50 ribu per kilogram. (Merdeka.com/Arie Basuki)

Singgih menambahkan, jatuhnya harga jual ayam broiler saat ini disebabkan penurunan harga jual ayam hidup hingga Rp10 ribu per kilogram (kg). Sementara, Harga Pokok Produksi (HPP) Rp20 ribu per kg.

Pemicu harga jual di bawah HPP, yakni over supply dan daya beli yang menurun dalam masa pemberlakuan PPKM.

Larangan penggunaan antibiotik, baik pada pakan maupun manajemen pemeliharaan ayam, telah dilaksanakan dan ditaati secara saksama oleh peternak. Bahkan, kata Singgih, pelaksanaannya diawasi sangat ketat oleh Direktorat Peternakan dan Kesehatan Hewan.

Manfaat Daging Ayam

Daging ayam broiler. Dok: Tommy Kurnia/Liputan6.com
Daging ayam broiler. Dok: Tommy Kurnia/Liputan6.com

Daging ayam merupakan salah satu jenis produk hewani yang terkenal di berbagai lapisan masyarakat. Daging ayam juga dikenal karena memiliki beragam manfaat, termasuk membantu pembentukan otot.

Daging ayam kaya kandungan protein dan asam amino yang dapat memaksimalkan pembentukan otot. Selain membantu pembentukan otot, daging ayam juga menurunkan berat badan.

Daging ayam, khususnya bagian dada, memiliki kandungan protein yang cukup tinggi. Kandungan protein tersebut membuat perut terasa kenyang, sehingga dapat mengurangi mengonsumsi makanan secara berlebihan.

Infografis Imbauan Penyembelihan Hewan Kurban Saat Pandemi Covid-19

Infografis Imbauan Penyembelihan Hewan Kurban Saat Pandemi Covid-19. (Liputan6.com/Trieyasni)
Infografis Imbauan Penyembelihan Hewan Kurban Saat Pandemi Covid-19. (Liputan6.com/Trieyasni)

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini:

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel