Tangis Haru Keluarga Korban Sriwijaya Air Pecah saat Tabur Bunga

Hardani Triyoga, Ahmad Farhan Faris, Ridwansyah
·Bacaan 2 menit

VIVA – Suasana haru masih menyelimuti keluarga korban pesawat Sriwijaya Air SJ-182 yang jatuh di Kepulauan Seribu. Kini, keluarga korban diberi kesempatan untuk melakukan tabur bunga di lokasi kejadian jatuhnya pesawat tersebut.

Video keluarga korban menabur bunga beredar di media sosial. Salah satunya diunggah akun Instagram lambe_turah.

Terlihat, seorang pria tak kuat menahan isak tangis sambil menaburkan bunga ke air laut. Diduga pria tersebut anggota keluarga korban yang tak kuat mengingat insiden terjatuhnya pesawat Sriwijaya Air SJ182.

Sesekali, pundak pria bermasker putih dan sweater biru dipegang oleh wanita berkerudung abu-abu. Bukan cuma keluarga korban, sepertinya sejumlah pilot dan pramugari juga ikut dalam kegiatan tabur bunga di laut menggunakan kapal besar.

“Suasana haru mewarnai upacara tabur bunga untuk korban kecelakaan pesawat SJ-182 pagi ini (Jumat, 22 Januari 2021),” tulis akun lambe_turah.

Pun, operasi pencarian korban Sriwijaya Air SJ-182 sudah disetop pada Kamis kemarin, 21 Januari 2021. Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, mengapresiasi upaya tim SAR gabungan yang sudah optimal dalam pencarian korban hingga puing pesawat Sriwijaya SJ-182. Upaya pencarian korban juga sudah dilakukan perpanjangan dua kali.

Ia mengatakan untuk penghormatan korban, upacara tabur bunga akan dilakukan pada Jumat pagi tadi, 22 Januari 2021.

Dalam tabur bunga ini, perwakilan keluarga korban diajak menaiki KRI Semarang menuju lokasi jatuhnya Sriwijaya SJ-182 di antara Pulau Laki dan Pulau Lancang, Kepulauan Seribu.

Terkait itu, hingga per Kamis, 22 Januari 2021, tim Disaster Victim Identification (DVI) Polri sudah berhasil mengidentifikasi 47 jenazah korban Sriwijaya Air SJ-182. Dari 47 korban yang teridentifikasi, 35 jenazah di antaranya sudah diserahkan kepada pihak keluarga.

Tragedi jatuhnya Sriwijaya Air SJ-182 dengan rute Jakarta-Pontianak pada Sabtu, 9 Januari 2021. Pesawat yang mengangkut 62 orang tersebut terakhir kontak pada pukul 14.40 WIB.

"Telah terjadi lost contact pesawat udara Sriwijaya rute Jakarta-Pontianak dengan call sign SJ 182. Terakhir terjadi kontak pada pukul 14.40 WIB," kata Juru Bicara Kementerian Perhubungan Adita Irawati ketika dikonfirmasi.

Baca Juga: Misteri SJ-182 Drop di Udara, Pakar Bilang Mirip Tragedi Adam Air