Tangis Haru Umi Pipik Ditinggal Kedua Anaknya Belajar di Pesantren

·Bacaan 1 menit

Liputan6.com, Jakarta - Umi Pipik bersedih karena harus melepas kedua anaknya yang akan menimba ilmu di sebuah pesantren. Istri mendiang Uje itu pun tak bisa menutupi kesedihannya.

Seperti dilihat dalam Instagramnya, Umi Pipik memeluk dan terus menciumi putra keempatnya, Attaya Bilal Rizkillah.

Hari ini menjadi hari yang sangat-sangat bikin hati gak karu2an sedih, tapi sedihnya karena Allah, melepaskan dua anak sekaligus utk menuntut ilmu agama di pesantren," tulis Umi Pipik di akun Instagramnya, Selasa (6/7/2021).

Berbeda

Potret Kebersamaan Umi Pipik Bersama Keempat Buah Hatinya (Instagram.com/_ummi_pipik_)
Potret Kebersamaan Umi Pipik Bersama Keempat Buah Hatinya (Instagram.com/_ummi_pipik_)

Selain Attaya Bilal Rizkillah, Umi Pipik juga melepas pergi putri ketiganya, Ayla Azuhro. Kata dia, kedua anaknya ini di pesantrenkan di tempat yang terpisah.

Bilal di pondok pesantren yayasan Al Fachriyah milik @alhabibjindan, dan Ayla di pesantren putri @daarummilmuminin, milik ustadzah @fachriyah_novel," tulis Umi Pipik.

Ikhlas

Umi Pipik bersama anak-anaknya
Umi Pipik bersama anak-anaknya

Meski sedih harus melepas kedua anaknya, Umi Pipik mengaku ikhlas karena untuk kebaikan putra putrinya.

Insya Allah Ummi ikhlas melepas kalian, mengembalikan hati yg sedih ini kepada Sang pemilik hati yaitu Allah Ta'ala, berpisah karena Allah dan kelak bertemu kembali karena Allah, semoga Allah Ta'ala berikan kalian kesabaran , kekuatan, kesehatan," ujar Umi Pipik.

Harapan

Umi Pipik pun berharap dengan anak-anaknya dimasukan ke pesantren, bisa menyerap ilmu agama sebanyak-banyaknya dan bisa menerapkan di kehidupan sehari-hari.

Ilmu kalian kelak mampu membawa kemuliaan di dunia dan akherat utk kalian dan keluarga kita , dan Allah juga berikan ummi kelapangan hati utk bs menyimpan kerinduan kpd kalian berdua. Semangat ya Ayla dan bilal," pungkas Umi Pipik.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel