Tangisan Menyayat Bayi di Dalam Kardus Mi Instan Dekat Majelis Pengajian

·Bacaan 1 menit

Liputan6.com, Abya - Santri menemukan bayi berjenis kelamin perempuan dalam kotak yang diletakkan di dekat posko Majelis Pengajian Tauhid Tasawuf (MPTT) di Gampong Pante Cermin, Kecamatan Babahrot, Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) Jumat malam sekitar pukul 23.45 Wib.

Kapolres Abdya AKBP Muhammad Nasution melalui Kapolsek Babahrot Ipda Amril Bahri di Blangpidie, Sabtu, mengatakan, bayi itu awalnya ditemukan oleh dua orang santri MPTT yang baru pulang menjenguk jamaah yang sakit.

Ia menuturkan setiba di posko, mereka mendengar suara tangisan bayi, dan seterusnya mencari dari mana sumber suara bayi itu, dan ternyata bayi itu mereka temukan di balai jamaah pengajian MPTT di dalam sebuah kotak mie instan.

“Bayi itu dibalut dengan kain. Di dalam kotak itu juga ada dot dan yasin," katanya, dikutip Antara.

Setelah itu kedua santri ini menghubungi Wali Nanggroe MPTT Kecamatan Babahrot, Said Ali Akbar guna memberitahukan peristiwa penemuan bayi itu ke Polsek Babahrot.

"Kita langsung meluncur ke posko MPTT saat mendapat informasi dan sampai di sana kita melihat memang benar ada penemuan bayi perempuan yang kita perkirakan baru berumur sekitar satu atau dua hari," katanya.

Pihaknya membawa bayi itu ke Rumah Sakit Umum Teungku Peukan (RSUTP) Abdya guna mendapatkan perawatan lebih lanjut.

"Saat ini kita terus menelusuri pemilik bayi tersebut, karena sampai saat ini masih dalam proses penyelidikan, dan kita tidak berani memastikan bayi tanpa dosa ini hasil dari hubungan gelap, bisa saja nanti karena himpitan ekonomi atau kendala lainnya, yang pasti kasus ini masih dalam proses penyelidikan polisi," katanya.

* Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

Saksikan Video Pilihan Ini:

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel