Tangisan Saat Jenazah dr Ketty Perawat Menhub Dibawa Pulang

Eko Priliawito

VIVA – Tidak banyak memang perjuangan dokter dan tenaga medis yang terpublikasi saat berada di garda terdepan saat ikut dalam penanganan pandemi corona di Indonesia. Kita hanya tahu, saat ini sudah 19 dokter terbaik Tanah Air, meninggal secara langsung dan tidak langsung saat pandemi ini terjadi.

Belum lama ini, IDI kehilangan dokter Ketty Herawati Sultana yang berdasarkan hasil pemeriksaan swab dinyatakan positif virus corona atau covid-19. Dokter Ketty adalah tim dokter Rumah Sakit Medistra yang ikut merawat Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi yang memang dinyatakan positif corona.

Dokter Ketty selama ini tercatat sebagai anggota IDI cabang Tengerang Selatan. Dia adalah alumni Fakultas Kedokteran Universitas Atma Jaya, Jakarta. Saat Menhub Budi Karya dibawa ke RS Medistra, dr Ketty ikut menangani perawatannya.

PB IDI menyampaikan duka yang mendalam atas wafatnya doter Ketty Herawati Sultana. Semoga hal-hal yang menjadi perjuangan beliu, diterima oleh Allah SWT dengan limpahan pahala yang Mulia.

“Sementera untuk keluarga yang ditinggalkan, semoga diberi kekuatan dan keikhlasan dalam cobaan ini,” ujar Ketua Umum PB IDI, dr Daeng M. Faqih, Senin 6 April 2020.

Dalam sosial media, terlihat peristiwa mengharukan saat jenazah dokter Ketty dibawa keluar dari Rumah Sakit Medistra, Jakarta. Sejumlah rekan sejawat, perawat dan keluarga terlihat tertunduk karena tidak kuasa menahan duka yang teramat dalam ini. 

Tidak sedikit dari mereka yang menangis. Suara tangis mereka terdengar terisak-isak cukup kencang. Dari Rumah Sakit Medistra, jenazah dokter Ketty kemudian dikremasi di rumah duka Oasis, Tangerang. Jenazah dokter Ketty dibawa menggunakan mobil jenazah Dinas Pemakaman DKI Jakarta.


Baca juga: Sudah 19 Dokter Wafat Selama Pandemi Corona

Perbaharui informasi Anda mengenai penanganan wabah corona dalam tautan berikut ini.