Tangkal Hoaks, Uni Eropa Bakal Gandeng Platform Media Sosial Terbaru

·Bacaan 2 menit

Liputan6.com, Jakarta - Uni Eropa (UE) terus melakukan langkah pencegahan hoaks di dunia maya. Kini sejumlah platform media sosial baru seperti Clubhouse, Vimeo, DoubleVerify dan beberapa aplikasi lain akan menandatangani Kode Praktik UE tentang Disinformasi Online.

Sebelumnya, Facebook, Google, Twitter, dan Mozilla telah bergabung dalam Kode Praktik UE tentang Disinformasi pada tahun 2018. Aplikasi TikTok juga baru tergabung September lalu.

Selain tiga startup yang disebutkan di atas, Komisi UE mengatakan organisasi yang menyediakan keahlian khusus dan solusi teknis untuk memerangi hoaks, seperti Avaaz, Globsec, Logically, NewsGuard, dan WhoTargetsMe, juga berencana bergabung.

"Upaya tambahan ini diperlukan untuk mengurangi aliran disinformasi yang berbahaya, seperti yang tergambar dalam kampanye pemilu baru-baru ini dan dari laporan penandatanganan terkait program pemantauan hoaks covid-19," tulis Komisi Eropa dalam siaran pers dilansir TechCrunch.

UE berharap partisipasi pada Kode Praktik itu dapat menstabilkan dan melengkapi platform media sosial untuk menghadapi adanya kesenjangan dalam memantau penyebaran dan penangkalan hoaks dalam cakupan yang luas.

"Saya menyambut fakta bahwa semakin banyak platform online, penyedia teknologi, masyarakat sipil, dan organisasi ahli yang secara resmi berkomitmen untuk memerangi disinformasi. Sektor swasta harus ambisius dan mengantisipasi aturan baru UE tentang layanan digital (DSA). Sekarang adalah waktu untuk menunjukkan bahwa mereka menjalankan pembicaraan," ujar Thierry Breton, Komisioner untuk Urusan Internal UE.

(Penulis: Azarine Jovita Halim)

*** Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

Tentang Cek Fakta Liputan6.com

Melawan hoaks sama saja melawan pembodohan. Itu yang mendasari kami membuat Kanal Cek Fakta Liputan6.com pada 2018 dan hingga kini aktif memberikan literasi media pada masyarakat luas.

Sejak 2 Juli 2018, Cek Fakta Liputan6.com bergabung dalam International Fact Checking Network (IFCN) dan menjadi partner Facebook. Kami juga bagian dari inisiatif cekfakta.com. Kerja sama dengan pihak manapun, tak akan mempengaruhi independensi kami.

Jika Anda memiliki informasi seputar hoaks yang ingin kami telusuri dan verifikasi, silahkan menyampaikan di email cekfakta.liputan6@kly.id.

Ingin lebih cepat mendapat jawaban? Hubungi Chatbot WhatsApp Liputan6 Cek Fakta di 0811-9787-670 atau klik tautan berikut ini.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel