Tanjung Selor Mendadak Mencekam

Laporan Wartawan Tribun Kaltim, Januar Alamijaya

TRIBUNNEWS.COM,TANJUNG REDEB - Situasi di Kabupaten Bulungan, Kalimantan Timur, Senin (19/12/2011) mendadak mencekam menyusul sweeping yang dilakukan oleh sekelompok massa di jalan-jalan utama di Tanjung Selor.

Informasi yang diterima  Tribun aksi ini dipicu oleh perselisihan yang terjadi antar dua inidividu  pada Minggu malam  akibat minuman keras yang berakhir dengan tewasnya salah seorang dari mereka.

Informasi ini kemudian menyebar dari mulut ke mulut dan akhirnya tak lama setelah kejadian itu.  Sekelompok massa dari korban yang tewas tersebut datang meneyerbu ke kantor Polisi setempat menuntut agar pelaku penikaman itu segera ditangkap oleh polisi.

Tak sampai disitu pagi harinya dengan massa yang lebih banyak mereka kembali berkumpul dengan menggunakan truk terbuka dan sepeda motor ratusan massa ini berkonvoi dan melakukan pengerusakan terhadap sejumlah kios yang ada di sepnjang jalan di Kkota Tanjung Selor.

Akibat aksi ini sejumlah toko yang ada di Tajung Selor memilih menutup tokonya menghindari pengrusakan yang dilakukan oleh massa yang sedang marah.

Menghadap situasi ini aparat kepolisian langsung bertindak cepat dengan menyiagakan personilnya guna  menghindari terjadinya konflik yang lebih luas.

Berbagai personil dari wilayah sekitar seperti Tarakan, Malinau, Nunukan dan Berau didatangkan termasuk aparat dari Polres Tanjung Selor sendiri yang jumlahnya mencapai kurang lebih 500 orang.

Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.