Tanpa Disadari, Kita Lakukan 5 Kesalahan Umum Saat Mencuci Tangan

·Bacaan 3 menit

Liputan6.com, Jakarta Mencuci tangan sebenarnya merupakan aktivitas yang dibiasakan dari dulu. Sebelum makan, setelah dari luar rumah, bahkan setelah beraktivitas diharuskan mencuci tangan.

Di masa pandemi, mencuci tangan menjadi salah satu hal yang paling wajib dilakukan untuk mencegah penularan virus Covid-19. Namun sayangnya, tanpa disadari masih banyak di antara kita yang melakukan kesalahan saat mencuci tangan.

1. Cuci Tangan Terlalu Sebentar

Ini adalah kesalahan pertama yang dilakukan banyak orang. Ya, hanya sekitar enam detik. Kebanyakan orang mencuci tangan hanya sekadar syarat saja, asal tangan basah terkena air dan menggunakan sabun.

Padahal, menurut studi dari Center for Disease Control, diperlukan waktu selama minimal 20 detik (berkisar 20-60 detik) agar proses mencuci tangan menjadi efektif untuk membunuh bakteri dan virus.

2. Abaikan Bagian Ini

Saat mencuci tangan, menggosok telapak tangan atau punggung tangan saja belum cukup menjaga higienitas. Bagian dari tangan seperti celah jari dan kuku yang menjadi sarang virus dan bakteri sering diabaikan saat mencuci tangan.

3. Sentuh Keran dan Benda Lain

Banyak yang nggak kita sadari bahwa kran wastafel kemungkinan besar juga terpapar bakteri atau virus. Ketika kamu selesai mencuci tangan dan menyentuh benda itu, kemungkinan virus kembali ke tanganmu juga sangat besar. Oleh karena itu, cobalah untuk menutup keran air dengan siku atau menggunakan tisu toilet.

4. Nggak Langsung Cuci Tangan di Ruang Publik

Mencuci tangan biasa dilakukan setelah aktivitas tertentu, seperti sebelum sampai setelah menyiapkan makanan, usai dari toilet, setelah batuk/bersin, mengganti popok bayi, atau setelah membuang sampah.

Pada masa pandemi Covid-19, mencuci tangan harus dilakukan sesering mungkin terutama setelah beraktivitas di ruang publik dan menyentuh fasilitas umum, seperti tombol lift, gagang pintu, ATM, atau handle grip KRL.

Jika kamu sedang berada di luar dan tidak bisa menggunakan air dan sabun, hand sanitizer dapat digunakan untuk membersihkan tangan dari virus dan bakteri. Segera cuci tangan dengan air dan sabun begitu sampai di rumah.

5. Nggak Mengeringkan Tangan Setelah Dicuci

Mungkin hal yang satu ini terdengar sepele. Namun mengeringkan tangan setelah mencucinya dapat mencegah perkembangbiakan bakteri di area telapak tangan yang lembab.

Opsi terbaik untuk mengeringkan tangan adalah dengan menggunakan kertas tisu atau alat pengering udara, pastikan seluruh area tangan dikeringkan dengan baik.

Nah untuk menghindari atau mencegah penyebaran kuman dan bakteri yang menempel di benda-benda yang sering kita gunakan, yuk mulai lebih aware lagi sama kebersihan. Tugas kita untuk menjaga kesehatan diri nggak cukup kalau cuma membersihkan perlengkapan tersebut saja.

Kita juga harus melindungi diri dengan rutin mencuci tangan dan menggunakan hand sanitizer meski hanya di rumah saja. Maka dari itu, mulai sekarang kamu bisa mengandalkan hand sanitizer gel yang memberikan perlindungan ekstra.

Jadi pilihlah hand sanitizer yang mengandung aloe vera organik dan alkohol 80%. Dengan komposisi alkohol 80% dan kandungan aloe vera organik, sekaligus bikin kamu nyaman selama digunakan karena nggak bikin kulit kasar. Yup, kulit tanganmu justru kulit terasa lebih moist dan halus.

Nah waktu terbaik menggunakan hand sanitizer gel ini, sebelum dan setelah menyentuh sesuatu yang berpotensi menularkan kuman. Apalagi ketika kamu berada di tempat umum dan jauh dari sumber air.

(*)

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel