Tanpa Gol Cepat, Manchester City Bisa Jadi Kesulitan

Riki Ilham Rafles
·Bacaan 1 menit

VIVAManchester City melangkah ke babak perempat final Liga Champions usai menyingkirkan Borussia Moenchengladbach. Dalam leg kedua babak 16 besar yang berlangsung di Puskas Arena, Budapest, Hungaria, Rabu dini hari WIB 17 Maret 2021, The Citizens menang 2-0.

Hasil itu mengantarkan skuad asuhan Pep Guardiola unggul dengan agregat 4-0 atas Moenchengladbach. Mereka sebelumnya juga menang dua gol tanpa balas saat memainkan leg pertama babak 16 besar.

Kapten ManCity, Kevin De Bruyne mengatakan, kemenangan kali ini tak terlepas dari permainan mereka di menit awal babak pertama. Dua gol cepat pada menit 12 olehnya ditambah Ilkay Guendogan pada menit 18 yang berkontribusi besar.

"Cara bermain kami di awal jelas banyak membantu. Kami sabar pada awalnya dan ketika kami mencetak dua gol, itu memberi kami sedikit perlindungan," kata De Bruyne, dikutip dari laman resmi UEFA.

Di babak kedua, meski mampu mengontrol jalannya pertandingan, tapi menurut pemain asal Belgia tersebut, catatan peluang mereka begitu minim. Meski begitu, ada pemakluman darinya.

"Kami mengontrol permainan dan memiliki beberapa peluang di babak kedua. Memang sedikit berkurang di babak kedua, tapi itu masih bisa dimaklumi," tuturnya.

Yang kemudian membuat De Bruyne senang dengan hasil ini adalah gawang timnya tidak kebobolan. Ederson sebagai penjaga gawang ManCity dan dibantu pemain belakang mampu tampil solid.

Bagi dia, ketika tim tidak mengalami kebobolan, akan jadi mudah bagi pemain lain untuk menjalani pertandingan. Mereka cuma perlu bersabar membongkar pertahanan lawan lalu mencetak gol.

"Selalu penting ketika Anda stabil dalam pertahanan dan sebagai sebuah tim. Rekor pertahanan kami sangat bagus. Akan jadi mudah ketika gawang kami tidak kebobolan," kata De Bruyne.

Statistik menunjukkan, sepanjang 90 menit ManCity mampu menguasai bola mencapai 64 persen. Mereka melakukan 11 kali percobaan ke gawang lawan, dan tujuh di antaranya mengarah tepat ke sasaran.