Tanpa Jojo dan Ginting, Indonesia kirim 16 wakil ke Australian Open

Setelah menyelesaikan tur Eropa, Tim bulu tangkis Indonesia akan kembali berburu gelar dalam Australian Open 2022 Super 300 yang berlangsung di Sydney pada 15-20 November.

Dari 16 nama yang diberangkatkan, tidak ada tunggal putra Jonatan Christie dan Anthony Sinisuka Ginting. Sebagai gantinya, Indonesia akan mengandalkan Shesar Hiren Shustavito dan Chico Aura Dwi Wardoyo bersama-sama dengan tunggal putra junior Pelatnas Ikhsan Leonardo Imanuel Rumbay dan Christian Adinata untuk memperebutkan gelar juara dalam turnamen berhadiah 180 ribu dolar AS tersebut.

Anthony Sinisuka Ginting dan Jonatan Christie atau Jojo sebenarnya sudah didaftarkan mengikuti turnamen di Negeri Kanguru itu. Namun keikutsertaan mereka dibatalkan karena poin ranking keduanya dinilai sudah aman untuk tampil ke turnamen penutup musim BWF World Tour Finals (WTF) di Guangzhou, Desember nanti.

Baca juga: Jonatan kalahkan Ginting pada final turnamen simulasi WTF 2022

Jojo berada di peringkat keempat Race to Guangzhou, diikuti Ginting di posisi keenam. Adapun BWF World Tour Finals diikuti hanya delapan wakil terbaik dari tiap nomor berdasarkan performa sepanjang 2022.

“Keputusan ini juga untuk mengembalikan kondisi pemain. Jojo ditarik agar segera pulih dari cedera yang didapat di French Open. Sementara bagi Ginting, waktunya bisa dipakai untuk pemulihan dan fokus ke persiapan ke WTF," ungkap pelatih tunggal putra, Irwansyah, dalam keterangan PBSI di Jakarta, Sabtu.

Meskipun tanpa Ginting dan Jojo, Irwansyah tetap optimistis Shesar dan Chico mampu bersaing memperebutkan gelar juara turnamen level Super 300 itu.

Baca juga: Ginting juarai tunggal putra Hylo Open 2022

"Performa Vito dan Chico juga oke. Mereka kami andalkan untuk bisa bersaing dan unjuk kemampuan di Australian Open nanti," ujar Irwansyah.

Indonesia juga tidak akan menurunkan ganda putra Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto dan Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan. Kedua pasangan ditarik karena posisinya sudah aman tampil ke BWF World Tour Finals sehingga mereka bisa memanfaatkan waktu yang ada untuk persiapan ke Guangzhou.

Tak hanya itu, skuad Merah Putih juga bakal tanpa pasangan ganda putri Melani Mamahit/Tryola Nadia serta ganda campuran Rinov Rivaldy/Pitha Haningtyas Mentari di Australia nanti.

Sementara pada tunggal putri, Skuad Indonesia akan bertumpu pada Gregoria Mariska Tunjung dan Putri Kusuma Wardani.

Baca juga: Hendrawan nilai performa tunggal putra Indonesia tidak buruk