Tanpa Marquez, Joan Mir Tak Layak Sandang Gelar Juara MotoGP?

Pratama Yudha
·Bacaan 1 menit

VIVA – Pembalap Repsol Honda, Alex Marquez, mengucapkan selamat pada Joan Mir usai memastikan diri sebagai juara dunia MotoGP 2020. Menurutnya, Mir tetap sah sebagai juara meski Marc Marquez tak tampil di sepanjang musim ini.

Mir baru saja menyabet gelar juara dunia MotoGP 2020 usai finis di urutan ketujuh pada seri Valencia di Sirkuit Ricardo Tormo, Minggu 15 November 2020. Tambahan sembilan poin sudah cukup baginya untuk mengunci gelar dengan raihan 171 poin.

Pembalap asal Spanyol itu unggul 29 poin dari Franco Morbidelli yang berada di posisi kedua klasemen sementara. Ini merupakan kali pertama pembalap Suzuki bisa juara dunia lagi setelah Kenny Roberts Jr. pada 2000 silam.

Kesuksesan pembalap 23 tahun merengkuh gelar juara tak lepas dari kesialan yang didapatkan Fabio Quartararo. Namun, ada hal lain yang membuat gelar juara Mir seakan diremehkan.

Itu lantaran absennya Marc Marquez sepanjang musim ini akibat cedera patah tangan. Bagi sebagian orang, Mir akan sulit menjadi juara jika Marquez tak cedera.

Namun, pernyataan berbeda justru diungkapkan oleh sang adik, Alex Marquez. Dia mengatakan gelar juara Mir tak terbantahkan meski tak ada sang kakak dalam persaingan musim ini.

"Kepantasan gelar juara tetap sama bahkan tanpa adanya Marc. Dia adalah juara dunia. Jelas kalau tahun ini sangat aneh. Lebih singkat dengan 13 seri, bukan 19 atau 20. Tidak ada balapan di luar Eropa di mana banyak hal terjadi," kata Alex Marquez dikutip Tuttomotoriweb.

"Andai saja saya kompetitif, sudah sangat jelas rintangan untuk menjadi juara lebih sedikit. Tapi, dia mampu mendominasi sejak awal. Dia mengerti bagaimana mencapai ke arah sana. Ketika Anda menjadi juara dunia, tidak peduli apa yang dikatakan orang," jelasnya.

Kendati sudah dipastikan gelar juara, MotoGP masih menyisakan satu seri, yakni seri Portugal di Sirkuit Portimao. Balapan itu akan dihelat pada Minggu 22 November 2020.